BERITA

Puluhan siswa-siswi Pasraman Non Formal Saraswati Kota Mojokerto dan Pasraman Widya Dharma Brongkos Blitar melaksanakan persembahyangan bersama, Mingg

Tirta Yatra Pasraman Saraswati Kota Mojokerto: Jalin Keakraban antar Pasraman Non Formal Hindu Jawa

Rasa kebersamaan antar umat Hindu hendaknya dipupuk sedari dini. Hal tersebut diterapkan oleh Pasraman Non Formal Saraswati Kota Mojokerto. Pasraman yang dipimpin oleh. Wayan Sukerai ini secara rutin menggelar Tirta Yatra untuk menanamkan pendidikan agama Hindu agar kelak anak-anak bisa menjadi generasi emas pada masa mendatang.

Blitar (Bimas Hindu) - Puluhan murid dan guru Pasraman Saraswati melaksanakan Tirta Yatra ke Pura Jati Kusuma,Kecamatan Kesamben, Dusun Brongkos, Blitar. Mereka pun disambut hangat oleh peserta didik dan guru Pasraman Widya Dharma Brongkos.

"Kegiatan Tirta Yatra di Pura Jati Kusuma ini merupakan yang keenam kalinya," kata Wayan Sukerai yang juga sebagai penyuluh Non PNS Kota Mojokerto, Minggu (04/06/2017) di Pura Jati Kusuma.

Selain itu, Niluh Wiwik Eka Putri yang juga penyuluh non PNS Kota Mojokerto mengungkapkan anak-anak sangat senang dengan kegiatan Tirta Yatra.

"Kegiatan ini merupakan ajang anjangsana sekaligus momen untuk saling mengenal antar siswa-siswi Hindu di Jawa Timur," ungkap Wiwik.

Ia menambahkan, kegiatan diisi dengan persembahyangan, pembacaan sloka, perkenalan antar siswa-siswi masing-masing pasraman, ice breaking bermuatan agama Hindu, tari Puspanjali, serta diakhiri dengan santap siang bersama.

Salah satu guru Pasraman Widya Dharma, Supri sangat senang dengan hadirnya Pasraman Saraswati Kota Mojokerto. Ia berharap ke depan bisa melaksanakan Tirta Yatra ke Kota dan Kabupaten Mojokerto.

Hadir perwakilan PHDI Kota Mojokerto dan PHDI Kecamatan Kesamben. Selanjutnya, Pasraman Saraswati juga sembahyang ke Pura Penataran Agung Praba Bhuana Blitar, lalu diakhiri dengan wisata edukasi ke Kampung Cokelat. (wiwik)

.