BERITA

I Dewa Made Artayasa Sampaiakan Pembinaaan Umat Hindu Kabupaten Grobogan

Perkuat Keumatan dengan Pendidikan, Ekonomi dan Lembaga

Bimas Hindu, Grobogan. Pentingnya nilai kebersamaan untuk kesejahteraan bersama, ada tiga hal yang harus dipahami yaitu pertama pengetahuan pendidikan mempuni, kedua ekonomi mapan dan yang ketiga lembaga yang kaut. Dengan ketiga hal tersebut maka kita sebagai umat Hindu akan selalu damai dan sejahtera karena sudah lengkap dari segi pendidikan yaitu sekolah dari Sekolah dasar sampai perguruan tinggi setidaknya ini sudah membekali kita semua, kedua dengan peningkatan ekonomi keumatan yaitu dengan membangun kelompok pemberdayaan yang potensial di daerah maka akan menunjang ekonomi keumatan dan yang terakhir lembaga kuat maksudnya adalah lembaga bisa menjadi fasilitator yang handal ngayomi semua kebutuhan umat. Demikian disampaiakan I Dewa Made Artayasa dalam Pembinaan Umat di Grobogan (265)

 

Pengetahuan pendididikan, ekonomi keumatan dan lembaga keagamaan sebagai penguat keumatan  harus sinergi

 

Lebih lanjut disampaiakan I Dewa Made Artayasa pentingya Moderasi beragama dalam kehidupan sosial sehingga kita dapat menjalankan kehidupan bersama-sama dalam kedamaian, moderasi beragama mengambarkan bagaimana kita mampu menelaah ajaran agama dengan baik dan berinteraksi dengan baik di masyarakat.

 

Moderasi Beragama adalah salah satu landasan dalam kita ber interaksi sosial di masyarakat

 

Kegiatan Pembinaan Umat ini di laksankan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Grobogan dilaksanakan di Pura Sasana Weda, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangrarung, Kabupaten Grobogan. pembinaan yang dihadiri umat Hindu Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan dan Juwangi Kabupaten Boyolali, turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PHDI Provinsi Jawa Tengah dan anggota Polsek Karangrayung.

 

 

Harapan dengan kegiatan ini tergerak kita semua untuk membangkitkan semangat ke Hinduan sehingga kita semua merasa saling memiliki handarbeni. Kedua daerah Karangrayung dan Juwangi adalah dua kecamatan yang berdampingan tetapi beda Kabupaten. Kegiatan keagamaan yang dilaksankan selalu bersama-sama. ( Wahonogol)

.