Senin, 20 Maret 2017, 07:37

Bidang Hindu Provinsi NTB Gelar Rakor Persiapan Utsawa Dharma Gita XIII

Mataram (BidHin) - Dalam rangka menyambut pelaksanaan Utsawa Dharma Gita XIII Tahun 2017 yang rencananya akan dilaksanakan di Kota Palembang, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi yang diketuai oleh I Wayan Widra dengan menggelar rapat koordinasi persiapan Utsawa Dharma Gita Nasional XIII bertempat di Aula Lantai IV Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Jumat (17-3). Hadir pada kesempatan itu Kasi Hindu Kantor Kementerian Agama Kab. Lobar, Pejabat Eselon III Bidang Hindu Kanwil Kemenag Prov. NTB dan Ketua Parisada serta lembaga agama/keagamaan Hindu di Provinsi NTB lainnya.

I Wayan Widra menjelaskan makna dari utsawa dan dharmagita menurutnya utsawa berarti festival atau lomba sedangkan Dharmagita berasal dari dua kata Dharma dan Gita. Dharma berarti kewajiban, kebenaran dan gita berarti Nyayian suci keagamaan. Jadi Dharmagita adalah festival atau lomba nyanyian suci keagamaan Hindu yang terdapat dalam kitab Suci Weda.

Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran kitab suci Weda bagi umat Hindu dalam upaya memperkokoh karakter bangsa, meningkatkan sraddha dan bhakti sebagai landasan terbentuknya susila Hindu, melestarikan dan mengembangkan dharmagita, memantapkan kerukunan intern umat Hindu yang dinamis dan factual dalam upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, menyamakan persepsi tentang dharmagita, meningkatkan kajian terhadap kitab suci Weda, meningkatkan keterampilan membaca kitab suci Weda / kidung-kidung keagamaan Hindu, meningkatkan penguasaan materi ajaran agama Hindu, memperluas wawasan tentang kidung keagamaan Hindu daerah, merintis kader-kader pendharmagita, memilih peserta terbaik Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional dan menemukan solusi terbaik terhadap berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan Utsawa Dharmagita kedepan.

Lebih lanjut dikatakan, menurut informasi yang didapat bahwa Utasawa Dharma Gita tingkat nasional XIII rencananya akan dilaksanakan pada sekitar bulan Juli 2017, sehingga Provinsi NTB akan segera melaksanakan pembinaan peserta dan usaha penggalian dana. Tidak ada kata terlambat, dengan usaha keras dan kemauan semuanya pasti bisa teratasi, dengan kata lain semua lembaga yang terkait harus duduk bersama dan mencari solusi pembinaan peserta UDG.

Dharmagita merupakan salah satu dari enam metode pembinaan umat Hindu yang dikenal dengan Sad Dharma (darmatula, dharmawacana, dharmagita, dharma- yatra,dharmasadhana, dan dharmasanti). Nilai-nilai ajaran agama Hindu yang adi luhur tersimpan di dalam kitab Suci Weda, baik yang berbahasa Sansekerta, Jawa Kuna maupun yang berbahasa Bali. Susastra Hindu tersebut perlu digali dan diaktualisasikan melalui seni keagamaan agar memudahkan pemahaman dan penghayatannya. (pp/miq olah)

Berita Lainnya
Kamis, 18 Mei 2017, 10:03

Metamorfosis Birokrasi melalui Perubahan Mindset dan Budaya Kerja Organisasi

Kamis, 18 Mei 2017, 09:50

Bimbingan Teknis Tenaga Operator Simpatika Ditjen Bimas Hindu

Selasa, 9 Mei 2017, 15:45

Pembimas Jateng: Guru Memiliki Empat Pilar Yang Harus Dipahami

Jumat, 5 Mei 2017, 15:30

Rapat Koordinasi Ditjen Bimas Hindu Tentang Disiplin dan Kinerja Pegawai

Rabu, 3 Mei 2017, 11:06

Pembangunan Gedung Pasraman Radite Widya Jepara