Jumat, 7 April 2017, 10:08

Dharma Santhi di Daerah Perairan Sungai Muasi Banyuasin SUMSEL

Plt. Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM tampak berbaur bersama tokoh umat Hindu di Balai Pesamuan Pura Candra Sidhi.

Umat Hindu di Desa Adat Makarti Jaya Kab. Banyuasin melaksanakan Dharma Santhi Nyepi Tahun Baru cara 1939 bertepatan dengan hari raya Galungan pada hari Rabu, 5/4 yang dilaksanakan di Wantilan Pura Candra Sidhi setelah pelaksanaan persembahnyan hari raya Galungan.

Umat Hindu di Desa Adat Makarti Jaya sangat antusias dan bersyukur dapat melaksanakan Dharma Santhi nyepi bertepatan dengan hari raya galungan hal ini terlihat ratusan umat sudah berkumpul sejak pagi hari. "meskipun kami berada didaerah perairan yang aksesnya hanya bisa ditempuh melalui jalur sungai musi kami bersyukur dapat berkumpul melaksanakan Dharma Santhi" ujar Panitia Dharma Santhi.

Dharma Santhi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin yang juga sebagai Plt. Bupati Ir. SA. Suprionon, MM., Kankemenag Banyuasin H. Abadil Tarmuni, S.Ag, M.Si, Pembimas Hindu Sumsel Kt. Gd. Riasa Astawa, PHDI Kab. Banyuasin Putu Sirpa, S.Pd, Camat Makarti Jaya, Kapolres Makarti Jaya, Wakil Ketua DPRD Kab. Banyuasin beserta Anggota, dan sejumlahtokoh Umat beragama (Islam, Kristen, Katolik, Buda).

Kepala Kantor Kementarian agama Kabupaten Banyuasin dalam sambutannya mengatakan bahwa perayaan agama merupakan bagian dari pemerintah, dalam hal ini urusan Kementerian agama, yang mengurusi agama di indonesia. Saya sangat berharap, tema besar perayaan Nyepi tahun ini benar-benar menjadi buku manual yang tidak hanya bersifat filosofis tetapi juga konkret untuk mewujudkan toleransi dan kerukunan umat beragam, ucap Abadil.

Secara universal, Agama Hindu terdapat ajaran pandangan hidup bernegara yang menekankan pada ajaran moral dan etika yang baik, budi pekerti yang luhur, nilai-nilai keadilan dan kebenaran yang sejati serta sikap toleransi yang kuat. Prinsipnya kita dapat hidup rukun dan bersatu dengan semangat bhinneka tunggal ika lanjut. Abadil.

Wakil Bupati yang juga selakuPlt. Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM. dalam sambutannya sangat menyambut baik danmemberikan apresiasi yang tinggi kepada umat Hindu dikabupaten banyuasin yang telah ikut serta dalam menciptakan kehidupan bangsa yang damai adil, dan sejahtera. Mari kita terus tumbuhkan harmoni dan toleransi yang menjadi pondasi dari kehidupan masyarakat yang baik sesuai dengan falsafah Pancasilakata Supriono.

Lebih lanjutKedamaian dan kerukunan itu tentu tidak datang dengan sendirinya. Dalam kehidupan bangsa yang majemuk, kita harus senantiasa menciptakan, memelihara, dan terus menyegarkan perdamaian persatuan, dan kerukunan itu. Ini merupakan tugas kita bersama. Perayaan ini bisa semakin membuat kita lebih religius dalam mensucikan diri kita. Saya merasa sangat bangga dapat hadir pada acara yang penting ini. Semuanya berangkat dari ketulusan hati untuk berbagi kasih sayang dan perasahabatan dengan segenap umat Hindu di Banyuasin ujarSupriono.

Acara Dharma Santhi di akhiri dengan Dharma Wacana yang disampaikan Oleh Pembimas Hindu Kemenag SUmsel Kt. Gd Riasa Astawa dengan Tema "Jadikan Catur Brata Penyepian memperkuat toleransi berbangsa dan bernegara demi keutuhan NKRI. (Kd/Ks).

Berita Lainnya
Senin, 19 Juni 2017, 15:37

PHDI Kabupaten dan Kota Mojokerto Gelar Pasraman Kilat Perdana

Senin, 19 Juni 2017, 13:31

Tantangan Penyusunan Analisa Beban Kerja Ditjen Bimas Hindu Tahun 2017

Sabtu, 17 Juni 2017, 17:11

Pengelola Pasraman Motor Pendidikan Keagamaan

Jumat, 16 Juni 2017, 14:06

Meningkatkan Sinergi Antara Bidang Urusan Agama Hindu dengan Tokoh Agama dan Kelembagaan Hindu

Kamis, 15 Juni 2017, 11:41

Siapkan Generasi Emas Hindu di Tahun 2045