Senin, 10 April 2017, 15:24

Pemilihan Penyuluh Agama Hindu Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2017

Penyematan name tag yang diwakili oleh 2 orang peserta

Jakarta, Direktorat Jenderal Bimbingan masyarakat Hindu menyelenggarakan kegiatan pemilihan penyuluh berprestasi tingkat nasional. Acara yang berlangsung dari tanggal 10 - 12 April 2017 ini diikuti oleh 33 Provinsi dan mengambil tema Melalui Pemilihan Penyuluh Berprestasi Tingkat Nasional, Kita Ciptakan Penyuluh Agama Hindu Sebagai garda Terdepan Dalam Membina Umat.

Dirjen Bimas Hindu Prof.Drs I Ketut Widnya, M.A, M.Phil, Ph.D membuka kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas para penyuluh agama Hindu di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya beliau mengatakan di era pembangunan yang menekankan pada revolusi mental dan karakter bangsa diperlukan standar penyuluh yang profesional.

"Sebagai garda terdepan penyuluh mempunyai tanggung jawab yang besar dalam pembinaan umat, sehingga pemahaman ajaran-ajaran agama Hindu tergantung dari pembentukan dan pembinaan yang dilakukan penyuluh pada saat ini", ujar beliau.

Dirjen juga berharap dalam memberikan pembinaan penyuluh harus bersinergi dengan lembaga-lembaga keagamaan, seperti Pinandita sanggraha NUsantara, PHDI, Lembaga Dharma Duta, lembaga-lembaga adat, peradah dan tentu saja dibawah koordinasi pembimas Hindu.

"Agar para penyuluh bisa sukses dalam melaksanakan tanggung jawabnya, penyuluh harus menguasai teknik komunikasi sehingga mampu menyampaikan ajaran dengan tepat", urai beliau.

Dan penyuluh yang terpilih nanti dapat menjadi contoh bagi para penyuluh lainnya agar selalu mengasah kemampuan mereka. (dw)

Berita Lainnya
Senin, 10 Juli 2017, 08:19

Lomba Lagu Kerohanian Hindu Tingkat Taman Kanak-Kanak

Rabu, 5 Juli 2017, 20:56

H Syamsul Bahri Melepas Secara Resmi Kontingen UDG Jawa Timur

Selasa, 4 Juli 2017, 15:24

Cerdas Intelektual Spiritual Lahirkan Pribadi Unggul

Kamis, 22 Juni 2017, 11:29

Makna Pancasila Dalam Berkehidupan

Kamis, 22 Juni 2017, 09:35

Peletakan Batu Pertama Renovasi Pura Lilabhuana