Senin, 1 Mei 2017, 16:53

Dharma Santi Kabupaten Lumajang: Bangun Harmonisasi Wujudkan Bhinneka Tunggal Ika

Lumajang (Bimas Hindu) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lumajang menggelar Dharma Santi Kabupaten Lumajang di Pendopo Pura Mandara Giri Semeru Agung Senduro, Sabtu (29/04/2017). Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, H. Syamsul Bahri, mengatakan perbedaan dan keberagaman di Indonesia itu adalah sunahtullah.


"Mari kita bersama menjaga agama Hindu, membangun harmonisasi sehingga kelak bisa bisa menjadi umat Hindu yang baik demi terwujudnya Bhinneka Tunggal Ika," tegas Syamsul Bahri. Syamsul Bahri yang berasal dari Negara, Bali ini menambahkan selain sebagai ajang silahturahmi, Dharma Santi juga bisa meningkatkan rasa persaudaraan dan kesatuan umat Hindu sebagai bagian dari bangsa Indonesia.


Menurutnya, kemajuan bangsa ini dapat tercapai dengan meningkat rasa persaudaraan. Hal tersebut mampu mengatasi permasalahan bangsa yang berkaitan dengan persatuan dan kesatuan bangsa. Bupati Lumajang, As'at Malik, yang diwakilkan oleh Plt. Kepala Kesbsngpol, Agung Prisembodo mengungkapkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati. Pancasila bukan tiruan dari negara lain, namun sesungguhnya berasal dari Indonesia


Ia pun mengajak masyarakat agar tidak terpengaruh atau terprovokasi isu-isu yang mengakibatkan perpecahan bangsa. Sebab Indonesia lahir atas dasar persatuan dan kesatuan suku, agama, ras, dan antargolongan yang berjuang pada masa penjajahan. Ketua Parisadha Kabupaten Lumajang, Edy Sumianto mengungkapkan ratusan umat Hindu hadir dalam Dharma Santi Lumajang tahun ini.


"Adapun tema yang diambil yakni Jadikan Catur Brata Penyepian Memperkuat Toleransi Kebhinekaan Berbangsa dan Bernegara Demi Keutuhan NKRI," kata Edy Sumianto. Edy juga berpesan bahwa Dharma Santi merupakan bagian dari aktualisasi ajaran Weda. Hal tersebut bisa diwujudkan dengan menjalin kebersamaan antar umat Hindu dalam bentuk Dharma Wacana, diskusi maupun saling menngunjungi.


Bahkan, terkait aktualisasi Weda tersebut, beberapa peserta Utsawa Dharma Gita (UDG) Kabupaten Lumajang pun akan berlaga dalam UDG tingkat Nasional di Palembang, Juli 2017 mendatang mewakili kontingen UDG Provinsi Jawa Timur. Hadir dalam kesempatan tersebut Pembimas Hindu Jawa Timur, Ida Made Windya, serta Pendharma Wacana, I Nyoman Sutantra. Beberapa hiburan sukses memukau penonton antara lain tari Condong dan sendratari Bali Dwipa Jawa Jaya Nusantara. (Tth)

Berita Lainnya
Kamis, 18 Mei 2017, 10:03

Metamorfosis Birokrasi melalui Perubahan Mindset dan Budaya Kerja Organisasi

Kamis, 18 Mei 2017, 09:50

Bimbingan Teknis Tenaga Operator Simpatika Ditjen Bimas Hindu

Selasa, 9 Mei 2017, 15:45

Pembimas Jateng: Guru Memiliki Empat Pilar Yang Harus Dipahami

Jumat, 5 Mei 2017, 15:30

Rapat Koordinasi Ditjen Bimas Hindu Tentang Disiplin dan Kinerja Pegawai

Rabu, 3 Mei 2017, 11:06

Pembangunan Gedung Pasraman Radite Widya Jepara