BERITA

Instrumen Data Harus Valid Dan Akuntabel

Jakarta (DBH) - Kegiatan pengembangan instrumen pengelolaan data yang pada saat ini adalah dalam rangka membuat instrumen data yang valid dan akuntabel yang kemudian instrumen ini bisa di input dan bisa dilakukan oleh para pembimas baik tentang data keagamaan yang menyangkut pendidikan dan urusan.

Mengenai data-data tentang pengelolaan pemerintahan yang ada dilingkungan kementerian Agama khususnya di Ditjen Bimas Hindu baik di pembimas diseluh indonesia maupun di perguruan tinggi dan ini semua menjadi home basenya dan menjadi luas tentu akan meudahkan kita semua untuk mencari data-data yang valid, jelas Direktur Pendidikan IB. Gede Subawa pada pengarahan kegiatan Penyusunan Instrumen Data Ditjen Bimas Hindu di ruang arapat lt.4 Kemenag RI, Jakarta,Selasa malam (9/6).

Dalam perencanaan dan pelaksanaan evaluasi kegiatan juga termasuk publikasi sehingga kegiatan-kegiatan di Ditjen Bimas Hindu lebih actual juga dan lebih valid serat terbuka untuk publik.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat eselon III, IV dan beberapa staf yang menangani tentang pengelolaan data baik di bidang Urusan Agama maupun di bidang Pendidikan.

Menurut Direktur Pendidikan sesuai dengan undang-undang No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik ini memang dibutuhkan sekarang bagaiman kita membangun jejaring yang luas kemudian informasi yang seluas luasnya sehingga efisiensi dan efitifitas.

Penyampaian informasi pada publik itu bisa kita sampaikan disamping itu dimana kita mengelola data yang kita miliki data keagamaan dan data tentang kegiatan pemberitaan yang dikelola oleh Bimas Hindu ini bisa akuntabel dan tranparan.

Semua itu menjadi tanggung jawab kita semua dan untuk itu maka kegiatan dengan semacam ini sangat penting untuk kita ketahui dan tentu kedepannya dari instrumen ini akan ada aplikasi yang betul2 bisa di akses oleh semua orang dalam arti informasinya dan itu memang harapan yang tertuang dalam undang-undang No.14 tahun 2008, tegas IB. Gede Subawa.

Akhir dari arahannya Direktur pendidikan mengajak kita semua mengikuti kegiatan yang langsung dipandu oleh narasumber kita dan kita berkewajiban bersama-sama mencermati dan memahami dan mudah-mudahan efektif dan berhasil serta berdaya guna, tutup beliau. (pp)
.