BERITA

Rakor Nasional Ditjen Bimas Hindu Pusat, Daerah Dan Perguruan Tinggi Negeri Hindu

Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI pada tanggal 5 s/d 8 April 2016 yang bertempat di hotel Best Western Kemayoran, Ditjen Bimas Hindu mengadakan rapat Koordinasi yang biasa disebut Rakor. Dengan bertemakan Rapat koordinasi Pusat, Daerah dan Perguruan Tinggi Negeri Hindu Tahun 2016. Rapat koordinasi ini dihadiri kurang lebih 140 peserta yang terdiri dari Perguruan Tinggi Hindu Negeri, Pembimas Hindu seluruh Indonesia, Penyelenggara dan Pejabat di Lingkungan Ditjen bimas Hindu. Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekjen Kementerian Agama Bapak Nursyam pada tanggal 5 April 2016 pada pukul 20.00 di ruangan miting Best Western.

Ketua Panitia Made Kertayasa melaporkan, rakor ini bertujuan menyatukan gerak langkah, visi dan persepsi di antara pejabat Ditjen Bimas Hindu pusat daerah dan perguruan Tinggi. Sehingga dalam pelaksanaan dan penyusunan rencana kerja ke depannya mengacu pada visi dan misi yang sama.

Tujuan dari diadakanya kegiatan Koordinasi Perencanaan Pusat, Daerah dan Perguruan Tinggi Agama Hindu ini adalah untuk mendapatkan data perencanaan yang akurat, untuk melakukan koordinasi dalam rangka pengalokasian dan singkronisasi anggaran Program Bimbingan Masyarakat Hindu dalam rangka penerapan multi DIPA dan alokasi anggaran yang tepat sasaran sesuai kebutuhan di daerah, menelaah kegiatan prioritas masing-masing daerah agar selaras dengan renstra, mengurangi revisi RKA-K/L yang berkali-kali di lingkungan Satker Ditjen Bimas Hindu, mengintegrasikan kegiatan Pusat dan daerah serta Perguruan Tinggi Agama Hindu (PTAHN), melakukan Singkronisasi Anggaran Pusat, daerah dan PTAHN tahun 2017

Kegiatan ini positif karena merupakan media untuk singkronisasi anggaran pusat dan daerah sehingga akan tercipta dokumen perencanaan yang bermutu untuk pelaksanaan anggaran Tahun 2017. Bantuan kepada masayarakat bisa lebih terukur, tepat sasaran dan akuntabel jika sudah direncana sejak saat ini. Saran untuk kegiatan ini adalah supaya kegiatan rakor ini dilaksanakan rutin dan ada tindak lanjutnya, menghasilkan rekomendasi dan di tahun depan kegiatan rakor harus fokus pada permasalahan rencana kerja dan anggaran agar tidak meluas dan tepat sasaran.
.