BERITA

I Dewa Made Artayasa Pembimas Jateng Serahkan Gamelan diterima oleh Pengurus PHDI Karenganyar

Pembimas Hindu Jateng Serahkan Bantuan Gamelan di PHDI Kabupaten Karanganyar

30 November 2016 - PEMBIMAS HINDU JAWA TENGAH SERAHKAN BANTUAN SEPERANGKAT GAMELAN PADA PHDI KABUPATEN KARANGANYAR

Gamelan Jawa adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Musik yang tercipta pada Gamelan Jawa berasal dari paduan bunyi gong, kenong dan alat musik Jawa lainnya. Irama musik umumnya lembut dan mencerminkan keselarasan hidup, sebagaimana prinsip hidup yang dianut pada umumnya oleh masyarakat Jawa.

Gamelan adalah produk budaya untuk memenuhi kebutuhan manusia akan kesenian. Kesenian merupakan salah satu unsur budaya yang bersifat universal. Dalam ajaran agama Hindu gamelan Jawa sangat dibutuhkan ketika pelaksanaan upacara keagamaan, mengingkat gamelan jawa sebagai pengiring temabng yang mengandung filosofis kehidupan diantaranya gending 1. Maskumambang (dalam kandungan), 2. Mijil (lahir), 3. Sinom (muda), 4. Kinanthi (tuntunan), 5. Asmarandana (asmara), 6. Gambuh (kecocokan), 7. Dhandhanggula (senang), 8. Durma (dermawan), 9. Pangkur (menjauhi hawa nafsu), 10. Megatruh (kematian) dan 11. Pocung (dibungkus mori putih).

Dalam arahanya I Dewa Made Artayasa selaku Pembimas Hindu Jawa Tengah, Bantuan Seperangkat Gamelang Jawa ini sebagai program untuk kelancran umat Hindu dalam melaksanakan kegiatan keagamaan, mengingat sampai saat ini tradisi yang berkembang hanya dari bali saja khususnya untuk umat Hindu, nah dengan Bantuan gamelan ini diharapkan kedepan mampu memberikan semangat nilai Hindu Nusantara yang bercirikan khas JawaT Tengah.

Fungsi Gamelan secara umum adalah sebagai iring-iringan tari, iring-iringan upacara adat, pagelaran seni, iringan wayang, alat musik, iring-iringan pernikahan. Gamelan hanya dimainkan pada kesempatan tertentu seperti upacara agama upacara, perayaan masyarakat khusus, pertunjukan wayang, dan untuk mempertahankan tradisi budaya yang diwariskan oleh leluhur. *Wahonogol*.
.