BERITA

Prosesi Kirab

Situs Patirtan Umbul Penging Sebagai Tempat Mendak Tirta Umat Hindu Boyolali

Boyolali 25 Maret 2017, Umat Hindu Kabupaten Boyolali melaksanakan Mendak Tirta sebagai rangkaian menyambut hari raya Nyepi, hadir dalam kesempatan tersebut pemerintah daerah Kabupaten Boyolali Camat Banyudono, Pembimas Hindu Jawa Tengah dan Tokoh-Tokoh Umat.

Upacara dimulai dengan kirab budaya yang merupakan cirikhas daerah yaitu dengan gunungan kakung dan gunungan putri, seni baleganjur Jawa dari muda-mudi tambakan dan Baleganjur Bali dari keluarga besar umat hindu Surakarta dan juga seni tradisional Jatilan dan Reog selain kesenian tersebut karena umbul Penging adalah peninggalan kraton solo maka dibarisan paling depan adalah Prajurit Kraton lengkap dengan persenjataan.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa upacara kali ini cukup luarbiasa karena didukung dari umat Hindu di sekitar Boyolali dari Surakarta dan yang luarbiasa adalah Jogoboyo dan Baleganjur dari umat Hindu Klaten yang mengawal dari awal hingga akhir acara, selain itu perhatian pemerintah daerah cukup luar biasa yang ikut serta dalam upacara kali ini. Jelas Tri yatmono.

Camat Banyudono dalam sambutan menjelang upacara ritual di Umbul Dudan menyambut baik apa yang dilaksankan hari ini oleh umat Hindu, ini sebagai wujut Kebhinekaan yang luar biasa dan rasa toleransi keberagamaan yang baik dengan kegiatan ini mengangkat citra boyolali sebagai tempat seni dan budaya.

Pembangunan komunikasi yang baik maka akan menghasilkan cipta, rasa dan karsa yang baik terlihat dalam kegiatan upacara mendak tirta hari ini guyub rukun antara pemerintah daerah dan lembaga agama Hindu dan juga tokoh-tokoh yang ada di wilayah Boyolali ini menunjukan sinergi dan meningkatnya pemahaman nilai kebersamaan untuk Negara seperti pada tema hari raya Nyepi Jadikan Catur Brata Penyepian Memperkuat Toleransi Kebhinekaan Bangsa dan Bernegara Demi Keutuhan NKRI. Demikian yang disampaikan Pembimas Hindu Jawa Tengah dalam Sambutanya. *Wahonogol*
.