BERITA

Bapak Anak Agung Ananta Putra, S.Ag.MM sebagai Tim Diksa Pariksa saat memberikan pengarahan pada Calon Diksita

Diksa Pariksa Perdana Di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah

Dalam rangka memberikan pelayanan kepada Umat Hindu di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah, pada hari Kamis tangal 25 Mei 2017 dilaksanakan Upacara Diksa Pariksa di Kabupaten Poso tepatnya di Desa Padalembara Kec. Poso Pesisir Selatan. hal ini merupakan Upacara Diksa Pariksa perdana yang pernah dilaksanakan di Kabupaten Poso mengingat umat di Kabupaten Poso belum memiliki seorang Dwijati. selama ini umat di Kabupaten Poso yang memiliki upacara yadnya yang pemutputnya harus seorang Sulinggih (Dwijati) selalu mengundang seorang suci dari Kabupaten Lain. dalam laporan ketua panitia mengatakan, "ini adalah Diksa Pariksa yang pertama kali yang dilaksanakan di Kabupaten Poso, dan kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim Diksa Pariksa dari Provinsi yang telah hadir dalam kegiatan padiksan ini". adapun Tim Diksa Pariksa yang menguji calon dwijati adalah Tim dari Provinsi Sulawesi Tengah adalah diantaranya Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua PHDI Provinsi Sulawesi Tengah, dan Ketua Pasek Maha Gotra Provinsi Sulawesi Tengah, sedangkan Tim Diksa Pariksa dari Kabupaten Poso adalah Ketua PHDI Kabupaten Poso dan Ida Mpu Nabe Saksi adalah Ida Mpu Acarya Bala Natha dari Kabupaten Parigi Moutong.

Pembimas Hindu selaku Tim Diksa Pariksa mengajukan pertanyaan kepada calon Diksita sebagai bentuk uji kelayakan calon Dwijati karena nantinya akan menjadi panutan dan memberi tuntunan kepada umat Hindu. selain itu calon Diksita yang dianggap sebagai orang suci harus memiliki kemampuan baik emosional maupun spiritual sehingga mendapatkan sertifikat kelayakan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Bimas Hindu Provinsi Sulawesi Tengah. dalam sambutannya pembimas hindu menyampaikan bahwa tidak gampang menjadi seorang Dwijati mengingat tanggungjawab seorang sulinggih sangatlah berat. "Ida yang melinggih harus siap lahir bathin, sesana sebagai orang suci harus benar-benar dilaksanakan". paparnya. harapan dari Pembimas Hindu mewakili umat di Kabupaten Poso kiranya kelak setelah melinggih mampu mengayogi umat Hindu di Kabupaten Poso dengan baik, memberikan pencerahan kepada umat baik secara mental dan spiritual. **Ags
.