BERITA

Direktur Urusan Agama Sampaikan Sosialisasi Tata Keloa Tempat Ibadah

Sosialisasi Tata Kelola Tempat Ibadah

Sosialisasi tatakelola tempat ibadah Pura dihadiri 50 pengurus Pura di wilayah Kabupaten Karanganyar ini dilaksankan di gedung serbaguna Mandir, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karnganyar. Hadir dalam kegiatan tersebut pembimas Hindu Jawa Tengah I Dewa Made Artayasa, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesi Jawa Tengah I Nyoman Surahatta dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Karanganyar Widadi Nurwdyoko.

Pura di samping sebagai tempat untuk beribadah juga merupakan tempat berkumpul banyak orang untuk bermasyarakat, bersosialisasi, mengembangkan kebudayaan dll, sehingga Pura juga merupakan tempat yang efektif dan efisien untuk memberikan berbagai informasi keagamaan, keumatan, budaya, adat, termasuk informasi-informasi penting seperti pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu kita semua sudah sepatutnya memelihara dan mempertahankan kesucian pura dengan menerapkan perilaku baik, bersih, rapi dan sopan di pura.

Pemerintah memiliki tanggung jawab merencanakan, mengatur, menyelenggarakan, membina dan mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata, dan terjangkau oleh masyarakat. Namun pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri diperlukan peran serta dari berbagai pihak termasuk dunia usaha dan swasta. Demikian pula halnya dengan upaya menggalakkan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tempat-tempat umum termasuk di pura, pemerintah juga memerlukan kerjasama dari semua lapisan masyarakat. Pengunaan Tempat Ibadah sangat utama dalam agama Hindu. Untuk mengedepankan kebersamaan dan rasa saling memiliki untuk merawat dan menjadikan Pura Sebagai tempat untuk melakukan kegiatan keagamaan. Demikian disampaikan direktur Urusan Agama Hindu I Wayan Budha dalam kunjungan kerja Sosialisasi tatakelola tempat ibadah (13/6).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa selama ini telah membuat buku panduan untuk menjaga kesucian Pura yang telah didistribusikan ke umat, dan sebagai lembaga pemerintah telah bekerjasama dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat. Membangun Umat Hindu yang memiliki kepedulian kesehatan kepada sesame jelas I Wayan Budha.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat telah dilaksankan di Jawa Tengah, ini dilakukan dengan kegiatn pengobatan, donor darah dan pembinaan keshatan di Pura diwilayah Jawa Tengah oleh Tim PHBS Jawa Tengah sebagai bentuk kepedulian umat terhadap kesehatan terutama di yang ada di Desa. Parisada adalah Majelis Tertinggi Umat Hindu Indonesia, bersifat keagamaan dan independen. Parisada bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Hindu dengan keyakinan, komitmen dan kesetiaan yang tinggi terhadap ajaran agama Hindu menuju kesejahteraan lahir dan bathin. Cita-cita kehidupan setiap manusia adalah Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma, yang artinya kebahagian lahir bathin di dunia dan akhirat berlandaskan dharma. Kebahagiaan lahiradalah terpenuhinya kebutuhan akan artha dan kama dan kebahagiaan bathin adalah kedamaian. Ujar I Nyoman Surahatta.

Sebagai pelayanan yang baik, Bimas Hindu telah membantu dengan mensosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan pembinaan umat yang dilaksankan langsung ditengah umat dengan menberikan pemahaman mengenai pengunaan tempat ibadah Pura dan cara merawatnya. Serta telah membantu lembaga PHBS untuk melaksanakan program dengan mensubsidi/bantuan operasional, agar program yang dicanangkan lembaga pemerintah berjalan dengan baik. Diharapkan melalui jejaring kemitraan antara PHDI dengan Kementerian Agama dan kementrian Kesehatan khususnya Promosi Kesehatan, maka umat Hindu diharapkan dapat hidup damai dan harmonis menjaga lingkungan dan ciptaan Tuhan lainnya berdasarkan Tri Hita Karana. Demikian disampaikan I Dewa Made Artayasa.

Khusus untuk lingkup kerjasama dalam bidang PHBS di tempat ibadah (pura), rumah tangga dan kesehatan lingkungan telah dilakukan pembinaan ke sejumlah Pura dan lingkungan sekitar Pura Untuk mewujudkan hal tersebut perlu dilakukan kerjasama yang baik antara berbagai sektor terkait terutama dalam penyediaan sarana untuk melakukan PHBS tersebut.(Wahonogol)
.