BERITA

Pembimas Menutup Pembinaan Pasraman di Kabupaten Karanganyar

Pengelola Pasraman Motor Pendidikan Keagamaan

Pengelola pasraman adalah struktur lembaga agama yang bergerak dalam mensukseskan pendidikan keagamaan Hindu. Peserta didik atau siswa Hindu di Jawa Tengah sangat terbantu dengan adanya Pasraman untuk itu pengelola akan sangat dibutuhkan untuk pendidikan pasraman kedepan. Karakter paserta didik/siswa Hindu terbangun dengan baik dengan pendidikan yang diselenggarakan oleh pengelola pasraman.

Pendidikan Keagamaan sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik, dengan pendidikan keagamaan yang dilaksanakan secara swadaya masyarakat sangat membantu perkembangan nilai-nilai budi pekerti. Demikian dijelaskan Pembimas Hindu Jawa tengah I Dewa Made Artayasa dalam pembukaan Pembinaan Pasraman di Kabupaten Karanganyar (17 Juni 2017).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Pasraman akan menjadi sebuah lembaga pendidikan keagmaan yang menjadi sebuah wadah pembelajaran yang dilaksanakan oleh Guru Agama Hindu sesuai dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan tentang pelaksanaan belajar disekolah selama delapan jam.

Pembinaan Pasraman di Kabupaten Karanganyar di ikuti 40 peserta dan dihadiri oleh Pembimas hindu Jawa Tengah juga dihadiri oleh Ketua PHDI Kabupaten Karanganyar Widadi Nurwidyoko dan pengelola Pura Pemacekan Jeru Mangku I Ketut Pasek.

Kegiatan yang dilaksankan selama satu hari ini bertempat di Wantilan Pura Pemacekan Karangpandan Karanganyar sebagai penguatan pemahaman keagamaan melalui Pendidikan pasraman. Ujar ketua panitia Sruwiyanta.

Menjadi seorang pelayan dalam keumatan tidaklah mudah, menjadi pelayan yang baik diperlukan pemahaman kebijaksanaan dalam berpikir, karena umat yang dihadapai mempunyai banyak keinginan maka seorang pelayan umat harus berjiwa sabar dan peka terhadap keadaan, ujar Widadi Nurwidyoko.

Pasraman sesuai dengan PMA 56 Tahun 2014 adalah sebuah lembaga pendidikan keagamaan Hindu yang nantinya diharapkan mampu menaungi permasalahan peserta didik dalam pembelajaran agama. Selama ini pasraman sudah memberikan sumbangsihnya untuk kegiatan nasional dan diharapakn pasraman dengan pengelolaan yang baik akan menjadi Pasraman Formal maupun Non Formal yang bisa mengangkat karakter peserta didik. (Whn)
.