BERITA

I Dewa Made Artayasa Sampaikan arahan pada Pengelola Pasraman

Kreasi, Inovasi dan Prestasi Pasraman dalam Cerdaskan Anak Bangsa yang Berbudi Luhur

Jawa Tengah, Peningkatan mutu Pendidikan di Pasraman dengan kreasi, inovasi dan prestasi ini adalah moto kita bersama dalam membangun pendidikan agama dan keagamaan Hindu di Jawa Tengah demikian disampaikan I Dewa Made Artayasa selaku Pembimbing Masyarakat Hindu Kartor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah  dalam Dialog Intern Pengelola Pasraman di Candiview Hotel Jl. Rinjani No. 12 Semarang. 15/5.

Lebih lanjut beliau menyampaikan Kreasi adalah sebuah karya dengan menggunakan cipta rasa dan karya akan dapat menggali potensi-potensi yang ada di Pasraman, dengan potensi yang ada akan ada banyak prestasi yang bermunculan di daerah, Inovasi, harus banyak orientasi kedepan agar generasi muda dapat berperan daalam keagamaan agar Hindu semakin baik, dengan semangat yang ada dan dilakukan dengan baik maka niscaya prestasi akan dapat dicapai. Strategi yang dilakukan dengan pembinaan yang berkesinambungan, Bimas Hindu memfasilitasi kegiatan untuk pasraman dengan ada seleksi jamboree Pasraman Provinsi Jawa Tengah dan nantinya yang berprestasi ini akan menjadi kontingen Jawa Tengah dalam Iven Nasional.

Kegiatan Dialog Intern Pengelola Pasraman di ikuti oleh 40 peserta pengelola pasraman Formal maupun Non Formal di Jawa Tengah, yang mengambil tema “melalui Pasraman Cerdaskan Anak Bangsa Yang Berbudi Luhur”

Kegiatan ini adalah sebagai usaha untuk menumbuh semangat pasraman dalam membentuk anak yang cerdas dan berbudi luhur dalam kehidupan sehari hari. Cerdas dalam hal ini adalah mempunyai kemampuan bersaing dalam bidang keilmuan dan kreatifitas. Berbudi luhur adalah bentuk dari pembelajaran agama yang mengedepankan pada pengetahuan dan mampu mengaplikasikan dalam kehidupan dengan memiliki rasa saling hormat pada orang tua dan kepada sesama. Untuk memupuk semangat antara pasraman maka Bimas Hindu mengadakan kegiatan Seleksi Jambore Pasraman untuk mengetahui sejauh mana prestasi dari peserta didik masing-masing pasraman. “Wahonogol”

.