BERITA

Suasana Pembinaan Tata Kelola Pasraman Formal dan Non Formal di Puri Saron Kuta Bali (11/04).,

Pembinaan Tata Kelola Pasraman Formal dan Non Formal

Dalam rangka pembinaan pasraman formal dan non formal Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama menyelenggarakan kegiatan pembinaan Tata Kelola Pasraman Formal dan Non Formal yang dilaksanakan di hotel Puri Saron Kuta Bali, kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 11 -13 Maret 2019. Dengan tema Tata Kelola Pasraman Yang Religius Mewujudkan Pendidikan Keagamaan Yang Berkualitas Sebagai Pondasi Pembangunan Karakter Bangsa.

Kegiatan ini di ikuti oleh 120 orang peserta dari 9 kabupatenkota di Bali yang tersebar dari berbagai Pasraman baik pasraman formal maupun pasraman non formal. Kegiatan ini di buka oleh Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Bapak Prof, Drs. I Ketut Widnya, MA, M.Phil, P.Hd. dalam sambutannya Dirjen Bimas Hindu menyampaikan bahwa Pasraman sangat penting sebagai pusat pengembangan Agama Hindu dan pengembangan ilmu pengetahuan di masa depan hal ini terjadi karena pasraman memiliki karakter tersendiri dalam pembelajarannya, di mana pembelajaran dalam pasraman menitik beratkan pada pengembangan spiritual. 

Hal ini terbalik dengan perkembangan yang terjadi di luar pasraman di mana masyarakat secara umum dan umat Hindu banyak dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi di sekitar kita misalnya maraknya peredaran narkoba, berita hoax akibat dari revolusi industry keresahan-keresahan inilah yang nantinya akan mendorong umat Hindu untuk mencari ketenangan spiritual dan pasraman adalah tempat terbaik bagi umat Hindu untuk pengembangan karakter umat, khususnya umat Hindu yang masih dalam proses menuntut ilmu. Dirjen Bimas Hindu dalam kesempatan ini juga menyampaikan rasa bangga dan terimakasinya karena peserta yang di undang antusias dalam mengikuti kegiatan Pembinaan Tata Kelola Pasraman Formal dan Non Formal ini.

Selain membuka acara Dirjen Bimas Hindu Bapak I Ketut Widnya juga menyampaikan materi yaitu : Masa Depan Pendidikan Pasraman di Indonesia Melalui Kebijakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, selain Dirjen Bimas Hindu di hari pertama, Kamis 11 April 2019 juga di isi materi oleh Direktur Pendidikan Hindu Bapak I Wayan Budha yang pada kesempatan ini menyampaikan materi : Pendidikan Pasraman dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 56 tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Hindu.

Di hari ke dua masih di lanjutkan Direktur Pendidikan Hindu dan berturut-turut setelahnya hadir sebagai pemateri yaitu Bapak Suryanto, M.Pd sebagai praktisi pendidikan menyampaikan materi yaitu : Pendidikan Pasraman dan Pembangunan Karakter Bangsa, setelahnya di isi oleh Dr. I Nyoman Yoga Segara, S.Ag, M.Hum dengan materi Pendidikan Pasraman dalam Sistem Pendidikan Nasional.

Di hari ke tiga sabtu, 13 April 2019 Sekretaris Ditjen Bimas Hindu Bapak I Made Sutresna, S.Ag, MA hadir sebagai narasumber dengan materi Tata Kelola dan Manajemen Pendidikan Pasraman, selain menyampaikan materi sebagai narasumber dalam kesempatan ini Sekretaris Ditjen Bimas Hindu juga menutup kegiatan Pembinaan Tata Kelola Pasraman Formal dan Non formal.

.