BERITA

Kegiatan pembinaan umat Hindu dilingkungan kantor kementerian agama kabupaten Karanganyar

Pembinaan Umat Hindu Jawa Tengah "Harmoni kerukunan umat beragama"

Jawa Tengah - Harmonisasi umat beragama di kabupaten Karanganyar dalam membangun kerukunan sangat baik, selain itu pelayanan keumatan dapat dilakukan dengan komunikasi yang baik setiap lembaga agama dan pemerintah. Demikian disampaikan kepala kantor kementerian agama kabupaten Karanganyar Wiharso pada pembukaan Pembinaan Umat dilingkungan kantor kementerian agama kabupaten Karanganyar (298).

Tingkat kerukunan umat beragama sangat baik di Karanganyar dengan komunikasi yang terbangun dari setiap lembaga agama kata Wiharso

Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk menjaga kerukunan tersebut perlu adanya sinergi antara lembaga agama dan pemerintah baik kementerian agama maupun pemerintah daerah.

Sinergi lembaga agama dan pemerintah harus terus dijaga jelas Wiharso

Kegiatan pembinaan umat Hindu dilingkungan kantor kementerian agama kabupaten Karanganyar dilaksankan di RM resto kemuning, ngargoyoso Karanganyar, diikuti oleh 25 peserta perwakilan lembaga agama Hindu dan tokot agama Hindu kabupaten Karanganyar, turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembimas Hindu Jawa Tengah Drs. I Dewa Made Artayasa.

Dalam materi pembinaan Pembimas Hindu Jawa Tengah menyampaikan program Bimas Hindu diantara adalah peningkatan layanan Pendidikan agama, peningkatan layanan urusan agama, lanyanan dukungan administrasi pendidikan agama, dan layanan dukungan menejemen admistrasi agama Hindu. Selain itu Pembimas menjelaskan bahwa tenaga pendidik (guru) agama Hindu di kabupaten Karanganyar sudah banyak yang purna tugas maka saat ini kekurangan tenaga pendidik, kemudian penyuluh agama Hindu PNS satu orang dibantu oleh tenaga penyuluh non-PNS 7 orang ulmasih sangat terbatas dalam melayani umat, untuk itu agar dapat meningkatkan kembali kualitas kinerja dalam pelayanan Umat.

Tujuan dari kegiatan ini agar menumbuhkan kembali soliditas lembaga-lembaga agama Hindu di Kabupaten Karanganyar dan sinergi dengan pemerintah baik kementerian agama maupun pemerintah daerah. Harapan kedepan dapat meningkatkan moderasi beragama untuk kemajuan bangsa. 
.