BERITA

Simakrama hari Raya Nyepi lembaga agama Hindu Provinsi Jawa Tengah

Menjaga Ketahanan Ekonomi di Masa Pandemi

Jawa Tengah - Dimasa pandemi covid-19 yang masih terus berkembang kita tidak boleh larut kita harus terus hidup, untuk itu memperkuat Ekonomi untuk keberlangsungan hidup umat. Demikian disampaikan I Dewa Made Artayasa pada pembukaan Simakrama hari Raya Nyepi lembaga agama Hindu Provinsi Jawa Tengah (1712).

Pandemi covid19 kita semua harus hidup sehat dan berusaha mempertahankan ekonomi agar dapat meneruskan hidup jelas I Dewa Made Artayasa. Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam membangun ekonomi keumatan perlu memperhatikan protokol kesehatan, menjaga diri sangat penting ketika beraktivitas memperkuat Ekonomi dan perlu dipahami dalam melaksanakan kegiatan ekonomi banyak berinteraksi dengan banyak orang maka perlu kedisiplinan dari dalam diri. Ketika melaksanakan ekonomi akan berinteraksi dengan banyak orang maka kedisiplinan menjaga diri jelas I Dewa Made Artayasa

Sinergi lembaga agama dan pemerintah sangat penting sebagaimana pengejewantahan dalam melaksanakan program, Kementerian Agama mengajak untuk membangun manusia yang unggul, mandiri, saleh dan bergoyang.  Meningkatkan kualitas umat adalah dengan pembekalan ekonomi, pendidikan, dan produktivitas agar mampu menciptakan Jawa Tengah Majeng Sareng.

Kegiatan Simakrama hari Raya Nyepi lembaga agama Hindu Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di hotel Plaza, jl. Setya Budi no 103. Srondol Semarang. Kegiatan diikuti oleh umat Hindu wilayah karesidenan Pati dan kedu dengan menerapkan protokol kesehatan. Tujuan kegiatan ini agar terbangun harmonisasi keumatan, menguatkan ekonomi dan ketahanan pangan umat Hindu Jawa Tengah. Harapan kedepan mampu membangun umat Hindu yang mandiri, serta memiliki keuletan dalam menghadapi masa pandemi covid19 sehingga menjadikan umat Hindu Majeng Sareng.
.