BERITA

Pembukaan Rapat Koordinasi Pejabat Ditjen Bimas Hindu dengan Tokoh-Tokoh Umat Hindu Senin (22/2)

Buka Rapat Koordinasi dengan Tokoh Umat, Dirjen Bimas Hindu Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama

Direktur Jenderal  Bimbingan Masyarakat Hindu Dr. Tri Handoko Seto Senin (222) pagi membuka Rapat Koordinasi Pejabat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu dengan Tokoh-Tokoh Umat Hindu Tahun 2021 di Hotel Grand Mecure, Jakarta. Karena masih dalam suasana pandemi Covid 19, rapat hanya dihadiri oleh perwakilan 36 tokoh dari Majelis Umat Hindu, Organisasi Masyarakat Hindu, Organisasi Kepemudaan Hindu dan pejabat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu secara langsung dan sebagian hadir secara virtual. Dalam sambutannya, Tri Handoko Seto menekankan pentingnya membangun kesamaan pandang tentang moderasi beragama berkaitan dengan situasi umat beragama baik secara eksternal antar umat beragama maupun internal umat Hindu sendiri. 

Menurut peta jalan moderasi beragama 2020-2024 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, moderasi beragama diartikan sebagai cara pandang, sikap dan praktik beragama dalam kehidupan beragama bersama. Ini sekali lagi moderasi beragama bukanlah moderasi agama, bukan kita harus meyakini agama secara moderat tetapi bagaimana kita memiliki cara pandang sikap dan praktik dalam kehidupan bersama, ini yang harus moderat jelas Tri Handoko Seto. 

Dirjen Bimas Hindu merinci setidaknya ada empat indikator keberhasilan moderasi beragama yang terus diupayakan seluruh stakeholder Kementerian Agama dan masyarakat yakni komitmen kebangsaan, anti kekerasan, toleransi dan penerimaan terhadap tradisi. Kami memang diminta oleh bapak Menteri Agama agar terus menggelorakan semangat moderasi beragama karena pembangunan sehebat apapun, program-program pemerintah sehebat apapun jika tidak dijiwai oleh moderasi beragama maka yang timbul adalah kerusakan-kerusakan yang kecepatannya bisa saja melewati melebihi kecepatan pembangunan itu. Para tokoh beragama sangat diharapkan untuk memiliki kesamaan pandang.lanjut Tri Handoko Seto. 

Rapat koordinasi yang berlangsung sehari penuh ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya DR. AAGN Ari Dwipayana yang merupakan Koordinator Staf Khusus Presiden RI, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya yang merupakan Ketua PHDI Pusat, Drs. I Ketut Donder dan Sugi Lanus. Rapat diharapakan menghasilkan beberapa rumusan yang dituangkan dalam dokument untuk nantinya digunakan sebagai pedoman bagi para tokoh dan umat Hindu dalam mengimplementasikan moderasi beragama. 

.