BERITA

Handoko Seto membuka Kegiatan Peningkatan Kompetensi Penyuluh PNS Agama Hindu

Buka Kegiatan Peningkatan Kompetensi Penyuluh PNS Agama Hindu, Tri Handoko harap Penyuluh bisa jadi Talent Pool

Jakarta - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Hindu Kementerian Agama RI, Tri Handoko Seto, Senin Pagi (1904) membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Penyuluh PNS Agama Hindu secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. 
Dalam Sambutannya Tri Handoko Seto menegaskan kembali bahwa Fungsional Penyuluh Agama Hindu memiliki fungsi yang sangat fundamental. Seperti yang diketahui, Fungsional Penyuluh memiliki 4 fungsi yakni fungsi informatif, edukatif, konsultatif dan advokatif. Dengan fungsi yang diembannya, Fungsional Penyuluh diharapkan tampil untuk membantu menjawab persoalan-persoalan yang ada di kalangan Umat Hindu di Indonesia. Selian itu, Ditjen Bimas Hindu serius meningkatkan peran Fungsional Penyuluh dengan menjalankan program-program baik itu pembinaan umat bahkan juga pembinaan SDM Kementerian Agama sendiri. Fungsional Penyuluh diharapkan bisa menjadi talent pool di Ditjen Bimas Hindu.  

Sesungguhnya saya menginginkan agar jabatan-jabatan fungsional terutama penyuluh itu bisa menjadi sebuah talent pool, talent pool itu artinya dia menjadi tempat, kolamnya para talent, orang-orang yang punya talenta, jabatan fungsional penyuluh sebagai talent pool itu diharapkan menjadi Kawah Candra Dimuka-nya pembinaan sdm kita sehingga kedepan kalau butuh seseorang direktur, seorang penyelenggara, kanwil, pembimas, kabid dan seterusnya itu sewaktu-waktu bisa diambil dari  kolam pembinaan talent yang namanya jabatan fungsional ini. Ini penting kedepan supaya kita tidak kesulitan mencari talent yang berkualitas untuk menjalankan roda organisasi di Kementerian Agama khususnya di Ditjen Bimas Hindu dari paling bawah sampai paling atas. Saya sungguh berharap Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) ini bisa mengambil peran strategis dalam pembinaan bukan saja umat tetapi juga pembinaan sdm kita Kata Tri Handoko Seto. 

Menurut Ketua Panitia, Ni Nyoman Sudiastini, Kegiatan Peningkatan Kompetensi Penyuluh PNS Agama Hindu merupakan salah satu realisasi dari program kerja dari Ditjen Bimas Hindu dalam bidang Peningkatan kualitas SDM, dimana dalam konteks ini Penyuluh Agama Hindu yang menjadi obyeknya. Kegiatan yang mengangkat tema Penyuluh Cerdas Pelayanan Berkualitas dilaksanakan selama 2 (dua) hari terhitung mulai tanggal tanggal 19 s.d 20 April 2021, dengan menghadirkan 6 (enam) orang Narasumber yang berasal dari unsur professional di bidangnya. Adapun 6 orang Narasumber tesebut adalah: Prof. IB Yudha Triguna, I Ketut Donder, Ni Gusti Ayu Ketut Kurniasari, E. Imam Maksudi (Lemhanas), Made Astawa (Youtuber) dan I Nyoman Suantara. 

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi yang mengundang 141 Penyuluh PNS sebagi peserta ini adalah Meningkatkan wawasan tentang kepenyuluhan dan Meningkatkan kualitas kinerja Penyuluh Agama Hindu, Kata Ni Nyoman Sudiastini dalam Laporannya. 

Kegiatan Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Hindu Tahun 2021 secara Virtual ini juga diisi dengan kegiatan  Pengukuhkan Pengurus Kelompok Kerja Penyuluh Indonesia Masa Bakti 2020-2025. Selama periode 5 (lima) tahun kedepan, kelompok kerja Penyuluh Indonesia akan dipimpin oleh I Wayan Sudarma, Fungsional Penyuluh Kabupaten Bangli, Bali. 
.