BERITA

Tri Handoko Seto (Dirjen Bimas Hindu) memberi Sambutan dalam Agenda Petelakan Batu Pertama

Utama Widya Pasraman (UWP) Wira Dharma, cikal bakal Boarding School Kota Palu

Palu -- Baru saja dilaksanakan kegiatan peletakan batu pertama oleh Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto pada Rabu 26 Mei 2021 di Kelurahan Mamboro Induk, Kecamatan Palu Utara, Provinsi Sulawesi Tengah. Acara ini menandai dimulainya pembangunan gedung UWP Wira Dharma. Semangat pembangunan gedung ini didasari atas banyaknya anak didik yang putus sekolah pasca gempa yang mengguncang Kota Palu tahun 2018 silam.

Gedung seluas 2 Hektar ini berdiri diatas lahan milik Wayan Putra dan Gede Dana Wijaya, yang menjadi bagian dari grand design pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Berwawasan Wisata Pendidikan, Wisata Spiritual dan Wisata Berwawasan Lingkungan Berkonsep Tri Hita Karana yang akan dibangun diatas lahan milik beliau.

Kawasan terpadu itu mereka beri nama Giri Widia Mandika, adapun yang akan dibangun selain UWP Wira Dharma ialah Gedung Asrama PutraPutri, Gedung Kampus II Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana, Pembangunan Agrowisata, Pembangunan Perumahan Tahap-1, Pembangunan Pura Siwa Batu Merau, Pembangunan Griya Sulinggih, Pembangunan Miniatur Asrama Parisada se-KabupatenKota Provinsi Sulawesi Tengah, serta Pembangunan Perumahan Tahap-2. Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Dharma Kerti, I Ketut Winaya dalam sambutannya.

Hal itu ternyata juga sejalan dengan salah satu dari 53 program kerja kota Palu yaitu pembangunan agrowisata yang disampaikan juga oleh Bapak Walikota Palu, H.Hadianto Rasyid dalam sambutannya.

Tri Handoko Seto pun dalam sambutannya berharap SMA Hindu ini akan menjadi Pabrik cikal bakal SDM unggul dikota Palu, sehingga nanti tamatan dari UWP ini tidak jauh lagi untuk melanjutkan pendidikannya karena dalam grand design itu sudah akan dibangun Kampus II STAH Dharma Sentana juga sudah disiapkan asrama PutraPutri yang telah dirancang sedemikian hingga menjadi sebuah boarding scchool terbaik dikota Palu, dihadapan undangan sebanyak 40 orang dengan menerapkan protokol ketat kesehatan.
.