BERITA

Peringkat Daya Saing Indonesia Menurun, Dirjen Bimas Hindu Dukung UNHI Melakukan Inovasi Pendidikan

Jakarta – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kemenag RI, Tri Handoko Seto mendukung langkah inovasi dan pengembangan pada sistem pendidikan yang lebih adaptif di Universitas Negeri Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan Dalam Rangka Dies Natalis ke-58, Wisuda ke 59, Magister ke 30 dan Doktor ke 18 Universitas Hindu Indonesia Denpasar pada Senin, (410) secara virtual.

Dari hasil World Competitiveness Ranking 2020, Indonesia berada di urutan ke 40 dari 63 negara, turun dari posisi sebelumnya di urutan 32 ungkapnya.

Menurutnya tiga langkah inovasi yang dapat dilakukan UNHI agar dapat terus bersaing di tengah perkembangan era revolusi industri 4.0, yaitu memperluas kesempatan bagi anak-anak untuk mengikuti pendidikan, membuat iklim kondusif untuk meningkatkan semangat belajar secara nasional meningkat.

Ke tiga, membuat pendidikan yang berkualitas dan bisa terjangkau dari segi ekonomi, karena faktanya masih ada banyak anak-anak muda kita yang kesulitan secara ekonomi untuk mengakses pendidikan sambungnya.

Selain itu, Dirjen Bimas Hindu juga berharap lulusan UNHI dapat turut memberi kontribusi kepada bangsa khususnya untuk kemajuan umat Hindu di Indonesia.

Kita harapkan adanya komitmen setiap lulusan UNHI untuk berkarya dengan mengaplikasikan semua pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNHI tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Koordinator Staf Khusus Presiden AAGN Ari Dwipayana yang menyampaikan orasi ilmiah, Gubernur Bali yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Bali, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, dan beberapa pejabat daerah lainnya.
.