BERITA

Kebijakan Data Dengan Tepat Dan Benar

Bogor (DBH) Kepala Pusat Informasi dan Humas Zubaidi menegaskan apakah kita sudah mengambil data sudah benar atau melakukan langlah-langkah kongkrit. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas Zubaidi membuka acara Pengelolaan Data Kementerian Agama di Bogor Kamis (14/08).

Kegiatan ini dihadir Kabid Data Sulistyowati, Kasubdit Data Pendidikan Taufik, Kasubdit Keagamaan Sutadji dan seluruh perwakilan Kanwil Kemenag serta para pengelola data di Eselon I dilingkungan Kementerian Agama.

Kepala Pusat Informasi dan Humas (Kapuspinmas) Zubaidi meminta kepada jajarannya untuk menyampaikan data keagamaan kepada publik dengan percaya diri guna mendukung pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan dengan tepat dan benar.

Zubaidi juga menyinggung tentang rumah ibadah karena di masing-masing agama mempunyai ajaran tentang ibadah dan pelaksanaannya ada yang bersifat individu dan bersifat komunal (berjamaah). Arti bersifat invidu penganut yang tidak membutuhkan rumah ibadah untuk bersama cukup dengan di rumah saja dan dilakukan kapan saja. Arti bersifat Komunal penganutnya membutuhkan tempat untuk bersama-sama menjalankan ibadah. Itu semua memberikan indikasi bahwa pelaksanaan ibadah dilakukan secara semangat baik umatnya masing-masing.

Belakangan ini pengeloaan data keagamaan di Tanah Air semakin kompleks, terkait dengan pembangunan rumah ibadah, kitab sucinya dan jumlah penganut agama. Pengumpulan data dengan pendekatan mayoritas dan minoritas sudah tak tepat lagi. Bisa jadi satu umat agama tertentu di salah satu provinsi jadi mayoritas, di belahan daerah lain pada komunitas agama tertentu pada posisi minoritas.(pande)
.