Dorong Inovasi Pasraman, Pembimas Hindu DIY Kenalkan Program "EcoCandi" di Sleman

Arahan mengenai program inovatif "EcoCandi" bagi anak-anak Pasraman Saraswati

Sleman (BIMAS HINDU) – Menjaga tradisi sembari merangkul inovasi adalah kunci bagi keberlanjutan pendidikan keagamaan. Hal ini ditunjukkan oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kanwil Kementerian Agama D.I. Yogyakarta, Didik Widya Putra, yang memimpin persembahyangan atur piuning sebelum dimulainya program inovatif "EcoCandi" bagi anak-anak Pasraman Saraswati, Kamis (9/7/2026).

Prosesi atur piuning yang dipuput oleh Jro Mangku Marnoko di Pura Widya Dharma, Sleman, berlangsung khidmat. Ritual ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud Sradha untuk memohon izin, keselamatan, dan kelancaran atas program edukasi lingkungan yang akan dijalankan oleh para siswa pasraman.

Dalam arahannya, Didik Widya Putra menekankan bahwa pasraman masa kini harus bertransformasi menjadi ruang belajar yang adaptif terhadap tantangan zaman. Program "EcoCandi" menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Hindu bisa dikemas secara kreatif, edukatif, dan menyenangkan.

"Pasraman harus terus berkembang dengan kegiatan yang inovatif. Kami ingin pasraman bukan hanya tempat menghafal teks keagamaan, tetapi menjadi ruang pembentukan karakter yang mencintai budaya sekaligus peduli pada kelestarian lingkungan," ujar Didik.

Menurut Didik, tantangan bagi pengelola pasraman adalah bagaimana membuat nilai-nilai Dharma dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui cara yang relevan bagi generasi muda. Program seperti EcoCandi diharapkan mampu menjadi prototipe pembelajaran yang tidak membosankan, sehingga minat anak-anak untuk berproses di pasraman semakin meningkat.

"Kami mendorong pengelola pasraman agar konsisten menciptakan suasana belajar yang kreatif. Pendidikan keagamaan yang menyenangkan akan membekas lebih dalam di hati anak-anak, sekaligus menumbuhkan kepekaan mereka terhadap lingkungan sekitar," tegasnya.

Sinergi yang terbangun antara Pembimas Hindu DIY, penyuluh, pengurus pasraman, dan para orang tua ini diharapkan menjadi katalis bagi pendidikan Hindu yang lebih progresif. Dengan mengintegrasikan nilai spiritual, tradisi lokal, dan kepedulian ekologis, Pasraman Saraswati diharapkan mampu melahirkan generasi Hindu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, kreatif, dan inspiratif bagi masyarakat luas.


Berita Daerah LAINNYA