Wujudkan Keluarga Sukinah, Penyuluh Agama Hindu Sidrap Gandeng Puskesmas Tellu Limpoe Gelar Pembinaan Pranikah Terpadu

Penyuluh Agama Hindu melaksanakan bimbingan pranikah terpadu

Sidrap (Bimas Hindu) – Dalam rangka mengimplementasikan Program Prioritas "Kemenag Berdampak" serta membangun fondasi rumah tangga yang kokoh dan berkualitas, Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersinergi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Tellu Limpoe. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan bimbingan pranikah terpadu bagi calon pengantin Hindu yang dilaksanakan di fasilitas Puskesmas Tellu Limpoe, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini dirancang secara komprehensif guna menyelaraskan kesiapan mental-spiritual dengan kesehatan fisik calon pengantin. Kehadiran Penyuluh Agama Hindu dalam program ini difokuskan pada pemberian pembekalan nilai-nilai keagamaan, kematangan emosional, serta spiritual. Hal ini krusial sebagai kompas bagi calon pengantin dalam mengarungi bahtera rumah tangga demi mewujudkan keluarga yang Sukinah Bhawantu (bahagia, sejahtera, dan harmonis).

Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Sidrap, Ni Dhewi Ratih, dalam pemaparan materinya menegaskan bahwa pernikahan dalam ajaran Hindu merupakan ikatan yang sangat sakral (Wiwaha Samskara). Oleh karena itu, persiapan yang matang dari berbagai aspek menjadi pilar utama yang tidak boleh diabaikan.

"Perkawinan merupakan hubungan yang sangat sakral. Maka dari itu, selain kesiapan fisik yang prima, diperlukan juga kematangan spiritual, mental, emosional, serta kesiapan ekonomi dalam membangun sebuah keluarga yang bahagia," papar Ni Dhewi Ratih di hadapan para peserta bimbingan.

Selaras dengan bimbingan spiritual, tim medis dari Puskesmas Tellu Limpoe turut mengambil peran vital dengan memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan layanan preventif. Para calon pengantin mendapatkan layanan sosialisasi pentingnya suntik Tetanus Toxoid (TT) serta langkah-langkah pencegahan Tetanus Maternal. Intervensi medis preventif ini dinilai sangat esensial dalam mempersiapkan masa kehamilan yang sehat bagi calon ibu di masa depan.

Langkah proaktif ini memiliki urgensi yang tinggi mengingat Kabupaten Sidrap merupakan wilayah dengan populasi umat Hindu terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan. Komunitas Hindu tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Tellu Limpoe yang berpusat di Kelurahan Amparita. Masyarakat Hindu di kawasan ini dikenal teguh menjaga kearifan lokal dalam menghormati Tuhan Yang Maha Esa yang disapa dengan sebutan Dewata SeuwaE. Melalui kolaborasi terpadu ini, diharapkan getaran positif (vibrasi) pelayanan publik keagamaan dapat dirasakan secara setara dan inklusif.

Apresiasi dan dukungan penuh disampaikan oleh Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, Soefarto. Sinergi lintas sektoral ini dipandang sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif, merata, dan menyentuh langsung kebutuhan umat di tingkat akar rumput.

"Penyuluh agama adalah ujung tombak dalam pembinaan umat, dan harus dapat melakukan tugas tersebut dengan penuh integritas. Kami berharap seluruh Penyuluh Agama Hindu di Kabupaten Sidrap senantiasa berinovasi dan tampil kreatif dalam melaksanakan tugas-tugas kepenyuluhan," pungkas Soefarto memberikan motivasi kepada jajarannya.

Melalui kegiatan terpadu ini, diharapkan umat Hindu di pelosok wilayah Sidrap dapat terus memperoleh pembinaan keagamaan yang berkualitas sekaligus jaminan pelayanan kesehatan yang optimal, demi mencetak generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia.


Berita Daerah LAINNYA