Penyuluh Agama Hindu Jembrana Ikuti Program Pertukaran Pemuda ASEAN–Jepang SSEAYP 2026

Penyuluh Agama Hindu Jembrana Ikuti Program Pertukaran Pemuda ASEAN–Jepang SSEAYP 2026

Bali (BIMAS HINDU) - Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Jembrana, Dewa Made Bali Sugiharta, terpilih mengikuti The Ship for South East Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) 2026, sebuah program pertukaran pemuda internasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Jepang melalui Cabinet Office Jepang. Kegiatan ini berlangsung selama lebih dari satu bulan, mulai 15 Januari hingga 17 Februari 2026.

Program SSEAYP merupakan wadah pertukaran pemuda dari negara-negara ASEAN dan Jepang yang bertujuan membangun pemahaman lintas budaya, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta memperkuat kerja sama regional melalui interaksi langsung antar generasi muda.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, Dewa Made Bali Sugiharta terlibat dalam berbagai agenda utama, di antaranya Discussion Group dengan tema Pendidikan Berkualitas, yang membahas peran pemuda dalam meningkatkan mutu pendidikan di kawasan ASEAN dan Jepang. Ia juga berpartisipasi dalam Peer Learning Seminar, di mana dirinya mendapat kesempatan membawakan kelas meditasi berbasis kearifan lokal Bali Pertiwi Akasa serta Yoga Ketawa, sebagai bentuk kontribusi nilai-nilai spiritual dan budaya Indonesia di forum internasional.

Selain itu, peserta mengikuti kegiatan Exhibition yang menampilkan beragam kerajinan tangan dan kuliner khas Indonesia, serta National Presentation berupa pertunjukan seni dan budaya sebagai representasi identitas bangsa masing-masing negara. Program ini juga dilengkapi dengan study visit ke sejumlah institusi strategis, seperti Kantor Gubernur Tokushima dan Tokushima College of Technology, sebuah kampus yang berfokus pada pengembangan teknologi otomotif.

Rangkaian kegiatan SSEAYP 2026 dilaksanakan di Jepang, kemudian dilanjutkan dengan pelayaran menggunakan kapal Nippon Maru menuju Thailand, dan berakhir di Singapura. Melalui perjalanan lintas negara ini, para peserta diajak membangun jejaring, berdialog, serta saling belajar dalam suasana kebersamaan.

Partisipasi Dewa Made Bali Sugiharta dalam SSEAYP 2026 diharapkan dapat memperkuat peran pemuda, khususnya penyuluh agama hindu. Program ini menegaskan bahwa pendekatan perdamaian dunia tidak hanya ditempuh melalui kekuatan militer (military power), tetapi juga melalui kekuatan masyarakat (people power) yang berlandaskan dialog, budaya, dan saling pengertian antarbangsa.


Berita Pusat LAINNYA