Perkuat Mutu Pendidikan Hindu, Ditjen Bimas Hindu Tinjau Widyalaya di Kalimantan Tengah

Perkuat Mutu Pendidikan Hindu, Ditjen Bimas Hindu Tinjau Widyalaya di Kalimantan Tengah

Palangka Raya (Bimas Hindu) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama terus memperkuat pembinaan pendidikan keagamaan Hindu di daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Pendidikan Ditjen Bimas Hindu, Prof. I Ketut Sudarsana, ke sejumlah satuan pendidikan Widyalaya di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Senin (29/12/2025).

Kunjungan ini menyasar tiga Widyalaya, yakni Pratama Widyalaya Parentas, Pratama Widyalaya Widya Bhakti, dan Adi Widyalaya Widya Bhakti. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau langsung kondisi kelembagaan, mutu pembelajaran, serta capaian akreditasi pendidikan Widyalaya di wilayah tersebut.

Dalam agenda tersebut, Prof. I Ketut Sudarsana didampingi Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, I Made Adnyana, S.Ag., serta Dekan Fakultas Dharma Acarya, Dr. Derson, S.Ag., M.Ag. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari sinergi penguatan pendidikan keagamaan Hindu antara pusat dan daerah.

Pada kesempatan itu, I Made Adnyana melaporkan bahwa seluruh Widyalaya di Kota Palangka Raya telah terakreditasi oleh BAN PDM Kalimantan Tengah. Pratama Widyalaya Widya Bhakti berhasil meraih akreditasi A, sementara Pratama Widyalaya Parentas dan Adi Widyalaya Widya Bhakti memperoleh akreditasi B. Meski demikian, ia mengungkapkan masih terdapat tantangan berupa keterbatasan anggaran operasional serta pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.

Selain itu, peningkatan kualitas pendidik terus dilakukan melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Pada tahun 2025, hampir seluruh guru Widyalaya dinyatakan lulus PPG, kecuali beberapa pendidik yang belum memenuhi persyaratan kualifikasi akademik strata satu. Program tersebut dinilai berdampak positif terhadap mutu pembelajaran sekaligus peningkatan kesejahteraan guru.

Menanggapi berbagai laporan tersebut, Prof. I Ketut Sudarsana menyampaikan bahwa Ditjen Bimas Hindu saat ini juga menghadapi tantangan kebijakan nasional, termasuk arahan strategis Presiden serta kebijakan pengelolaan anggaran dari Kementerian Keuangan. Meski demikian, seluruh masukan dari daerah akan dijadikan bahan penting dalam perumusan kebijakan pendidikan Widyalaya ke depan.

Ia menegaskan pentingnya komitmen pengelola Widyalaya dalam mendidik generasi muda Hindu secara berkelanjutan. Menurutnya, tata kelola lembaga pendidikan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memilih Widyalaya sebagai tempat pendidikan putra-putri mereka. Ditjen Bimas Hindu, lanjutnya, akan terus fokus pada penguatan kualitas guru, kelembagaan, serta keberlanjutan pendidikan keagamaan Hindu.

Rangkaian kunjungan kerja diawali dengan peninjauan ke Pratama Widyalaya Parentas, dilanjutkan ke Adi Widyalaya Widya Bhakti, dan diakhiri di Pratama Widyalaya Widya Bhakti yang berada di kawasan Pura Pitamaha, Kota Palangka Raya.


Berita Pusat LAINNYA