HOT NEWS
Berita
Senin, 27 Maret 2017, 16:20

Menteri Agama RI: “Kita Semua Bersaudara Dalam Kehidupan Majemuk Yang Bertoleransi”

Upacara Tawur Agung di Candi Prambanan pada tanggal 27 Maret 2017 merupakan puncak ritual keagamaan yang dilakukan oleh umat Hindu di DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan sekitarnya dalam serangkaian upacara yang dilakukan untuk menyambut Tahun Baru Caka 1939. Upacara ini dimulai 15 menit lebih cepat dari jadwal yang seharusnya dimulai pada pukul 10.00 Wib waktu setempat dikarenakan seluruh tamu undangan dan pelaksana kegiatan sudah hadir semuanya.Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kegiatan Upacara Tawur Agung berlangsung Khidmad, aman dan penuh antusias umat Hindu yang datang. Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudin Hadir dan sempat menyampaikan sambutannya pada Upacara Tawur Agung. Dalam Sambutannya, Menteri Agama RI Menyatakan Kita Semua Bersaudara, karena Toleransi Beragama yang kita miliki menjadikan kita Bangsa yang Kuat, Tangguh dan Tidak akan...
Minggu, 26 Maret 2017, 07:02

Situs Patirtan Umbul Penging Sebagai Tempat Mendak Tirta Umat Hindu Boyolali

Boyolali 25 Maret 2017, Umat Hindu Kabupaten Boyolali melaksanakan Mendak Tirta sebagai rangkaian menyambut hari raya Nyepi, hadir dalam kesempatan tersebut pemerintah daerah Kabupaten Boyolali Camat Banyudono, Pembimas Hindu Jawa Tengah dan Tokoh-Tokoh Umat.Upacara dimulai dengan kirab budaya yang merupakan cirikhas daerah yaitu dengan gunungan kakung dan gunungan putri, seni baleganjur Jawa dari muda-mudi tambakan dan Baleganjur Bali dari keluarga besar umat hindu Surakarta dan juga seni tradisional Jatilan dan Reog selain kesenian tersebut karena umbul Penging adalah peninggalan kraton solo maka dibarisan paling depan adalah Prajurit Kraton lengkap dengan persenjataan.Ketua Panitia menyampaikan bahwa upacara kali ini cukup luarbiasa karena didukung dari umat Hindu di sekitar Boyolali dari Surakarta dan yang luarbiasa adalah Jogoboyo dan Baleganjur dari umat Hindu...
Kamis, 23 Maret 2017, 09:09

Kegiatan Dialog Tokoh Masyarakat Tahun 2017

Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1939 yang jatuh pada hari Selasa, 28 Maret 2017, Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali melaksanakan Kegiatan Dialog Tokoh Masyarakat pada hari Senin, 20 Maret 2017 bertempat di Aula Hotel Puri Nusa Indah yang beralamat di Jalan Waribang Nomor 99, Kota Denpasar. Peserta yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini berjumlah 80 orang yang merupakan perwakilan dari MMDP, MADP, Pecalang, Sekaa Teruna dan Seksi Urusan Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Se-Bali (diwakili oleh Kepala Seksi Urusan Agama Hindu beserta Koordinasi Penyuluh Agama Hindu). Sesuai dengan tema yang diusung, yaitu Melalui Dialog Tokoh Masyarakat Kita Jaga dan Pelihara Kerukunan Intern Umat Beragama Demi Terwujudnya Kehidupan yang Aman, Damai dan Kondusif, kegiatan ini jelas bertujuan untuk menjaga, memantapkan dan bahkan meningkatkan kerukunan umat beragama yang...
Kamis, 23 Maret 2017, 09:05

Kegiatan Pembinaan Dagang Canang untuk Mendorong Gerakan Ekonomi Umat Tahun 2017

(Ura Hindu) Denpasar, 16 Maret 2017Pemberdayaan ekonomi umat merupakan usaha untuk menjadikan ekonomi umat menjadi lebih kuat dan berdaya saing. Sebelumnya, permasalahan yang umumnya lebih banyak dihadapi oleh usaha kecil dan menengah terletak pada akses permodalan dan bidang pemasaran. Namun kini, pemilik usaha kecil dan menengah, salah satunya dagang canang, lebih banyak dituntut untuk mengedepankan kreativitas, inovasi dan penggunaan teknologi informasi untuk dapat mengembangkan usaha yang telah dimiliki. Oleh karena itu, Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali melaksanakan kegiatan Pembinaan Dagang Canang pada tanggal 14 dan 15 Maret 2017 bertempat di Aula Hotel Puri Nusa Indah yang beralamat di Jalan Waribang Nomor 99, Kota Denpasar. Peserta yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini berjumlah 120 orang dimana pada tanggal 14 Maret 2017 kegiatan Pembinaan...
Rabu, 22 Maret 2017, 09:52

Dirjen Bimas Hindu Menerima Penghargaan "Indian Council For Cultural Relations (ICCR) Distinguish Alumni 2016" dari Pemerintah India

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof Drs I Ketut Widnya PhD menerima penghargaan "Indian Council For Cultural Relations (ICCR) Distinguish Alumni 2016" dari Pemerintah India. "ICCR adalah lembaga di bawah Kementerian Luar Negeri India yang diberikan mandat khusus untuk mempromosikan hubungan kebudayaan antara India dan negara negara lain di dunia," kata Widnya melalui surat elektronik, Selasa 21 maret 2017. Ia mengatakan, ICCR Distinguish Alumni Award 2016 adalah yang kedua kalinya diberikan oleh Pemerintah India. Ada lima kandidat yang dinominasikan yaitu Dr Soe Win dari Myarmar, Dr Galina Sokolova dari Bulgaria, Sarito Boodhoo dari Mauritius, Prof Laura Gibratovna Yerekhesewa dari Kazakhstan dan dirinya sendiri.Para kandidat yg dinominasi diajukan oleh kedutaan besar India yang ada di masing masing negara. Pada umumnya mereka dianggap berjasa untuk membantu misi misi kebudayaan...
Rabu, 22 Maret 2017, 08:09

Nyepi 1939: Umat Hindu Banten Ajak Perkuat Toleransi Beragama

Serang-Banten, Ribuan Umat hindu di provinsi Banten menyambut sukacita perayaan Nyepi tahun baru Saka 1939 tahun 2017. Meski begitu umat Hindu Banten kembali menekankan pentingnya toleransi antar umat bergama demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seiring ancaman keutuhan NKRI yang terus berkembang akhir-akhir ini.Pembimas Hindu Provinsi Provinsi Banten Sunarto menjelaskan, melalui perayaan Nyepi pada tahun 2017 membawa tema khusus tentang toleransi antar umat beragama. Karena isu intoleransi saat ini terus berkembang di tengah-tengah masyarakat."Tema perayaan hari raya Nyepi tahun ini di Banten sama dengan tema yang ada di nasional, menjadikan catur brata penyepian, memperkuat toleransi kebhinekaan berbngsa dan bernegara demi keutuhan NKRI", ungkap Sunarto disela dialog di RRI SP Banten, Selasa (21/03).Melalui tahapan dalam kegiatan hari raya Nyepi, lanjut Sunarto diharapkan...
Selasa, 21 Maret 2017, 08:20

Rapat Kerja Dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2017

Dalam rangka meningkatkan kinerja Kementerian Agama Tahun 2017, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Rapat Kerja Pegawai Tahun 2017 yang dilaksanakan di Hotel Best Western Plus Palu yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 20 hingga tanggal 23 maret 2017. Pada acara pembukaan yang di buka oleh Bapak Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Bapak Drs. H. Abdullah Latopada, M.Pd.I di dampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Drs. Firmansyah M.Pd dan Ketua SC, Bapak Anak Agung Ananta Putra, S.Ag. MM. Dalam laporannya Bapak Anak Agung Ananta Putra menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun untuk memprogramkan kegiatan kegiatan kementerian agama yang berkesinambungan dan tepat sasaran dan anggaran kegiatan ini berlangsung akibat ditimbulkan dari Dipa Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah.Dalam acara pembukaan juga dilaksanakan pemberian...
Selasa, 21 Maret 2017, 05:42

Penanaman Pohon Sebagai Implementasi Umat Hindu pada Ajaran Tri Hita Karana

Semarang 19 Maret 2017, Panitia hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939-2017 Masehi Kabupaten Karanganyar, PHDI Karanganyar, Anggota DPRD Karanganyar dan Pembimas Hindu Jawa Tengah Melaksanakan kegiatan menyambut Hari Raya Nyepi dengan Penananam Pohon di daerah lereng Gunung Lawu. Penanaman pohon penghijuan yang didukung oleh pembenihan Perhutani yang dijembatani oleh Pembibitan dan benih Kromo Wiryo Kemuning, menurut ketua panitia Nyepi Pardi penghijaun ini menanam sekitar seribu pohon dengan berbagai varian bibit pohon diantaranya, pohon beringin, salam, nangka, dan albasiah. Kegiatan ini sangat membantu untuk kembali hijaunya wilayah gunung lawu yang dua tahun lalu terbakar dan belum dapat kembali puluh dengan adanya penghijuanan kembali/penenam pohon oleh panitia Nyepi ini semoga dapat menjadi contoh untuk gerakan berikutnya dari lembaga yang lain, Jelas Kromo Wiryo.Wayuningsih selaku anggota DPRD Kabupaten...
Senin, 20 Maret 2017, 22:16

Rapat Koordinasi Jateng dan DIY Persiapan Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan

Yogyakarta 20 Maret 2017, diruang rapat Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Pembimas Hindu Jateng dan Pembimas Hindu Yogyakarta mengadakan rapat koordinasi persiapan Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan. Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Ka. Kanwil DIY, Kabg TU, Protokol Pemprov DIY, Humas Kanwil DIY, Panitia Tawur Agung Kesanga, PHDI Jateng dan PHDI DIY.Dalam arahanya Plt. Ka. Kanwil Kemenag DIY drs. H. Masruddin, M.Pd.I secara garis besar kegiatan yang akan dilaksanakan dari Kemeng DIY mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut, dan berpesan untuk selalu membangun komunikasi yang baik sehingga tidak Miskomunikasi.Kabag TU Drs. H.M.Lutfi Hamid, M.Ag menyampaikan secara garis besar kegiatan ini adalah kegiatan Kementerian Agma maka sangat penting kita dari sekarang untuk bekerjasama menyampaikan berbagai kendala dan permasalahan agar nantinya tidak mengalami permasalahan ketika hari H...
Selengkapnya
Opini
Selengkapnya
Majalah Internal
Selengkapnya
Renungan

Akrodhena jayet krodham, asadhum sadhuna jayet, jayet kadaryam danena, jayet satyena canrtam (Udyogaparwa 38. 73-74) Artinya : Taklukkanlah kemarahan orang lain tanpa kemarahan, taklukkanlah penjahat dengan kebaikan, taklukkanlah orang yang kikir dengan sifat saling memberi, taklukkanlah kebohongan dengan kebenaran

Socyanti jamayo yatra, vinasyatyacu tatkulam, na socanti tu yatraita, wardhate taddhi sarvada (Manawa Dharmasastra III.5) Artinya : Dimana wanita hidup dalam kesedihan, maka keluarga itu cepat akan hancur berantakan, tetapi dimana wanita itu tidak menderita, maka keluarga itu akan selalu bahagia).

Guha nidhim parivitam asmani anante Rgveda 1.130.3 Artinya : Bahwa di gunung-gunung mengandung harta benda yang amat bernilai. Maka dari itu mari kita lestarikan alam di sekitar kita. Jangan membuang sampah sembarangan di alam terbuka (gunung, hutan, sungai, danau, laut)

Mitrasya ma caksusa sarvani bhutani samiksantam,Mitrasyaham caksusa sarvani bhutani samikse,Mitrasya caksusa samiksamaheYayur Weda XXXVI.18Artinya : Semoga semua mahluk memandang kami dengan pandangan mata seorang sahabat, semoga saya memandang semua makluk sebagai seorang sahabat, semoga kami berpandangan penuh persahabatan.

Wasita nimitanta manemu laksmi, wasita nimitanta pati kapangguh, wasita nimitanta manemu duhka, wasita nimitanta manemu mitra(Nitisastra, Sargah V. bait 3). Artinya : Karena berbicara engkau menemukan kebahagiaan,karena berbicara engkau mendapat kematian, karena berbicara engkau akan menemukan kesusahan, dan karena berbicara pula engkau mendapat sahabat.
Media Sosial