SUMATERA UTARA, (BIMAS HINDU)- Pembimas Hindu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara bersama umat Hindu Pura Persadanta Desa Pintu Besi melaksanakan persembahyangan Belah Purnama Raya/Purnama, Jumat (19/7/2024).
Purnama adalah salah satu hari suci bagi umat Hindu, khususnya umat Hindu etnis Karo yang biasanya disebut Belah Purnama Raya.
Dalam tradisi umat Hindu etnis Karo, hari (wari) Belah Purnama Raya sangat baik untuk melaksanakan ritual persembahyangan, penyucian (Pangir), dan pengobatan (Ertambar).
Persembahyangan ini selain dihadiri oleh umat Hindu Desa Pintu Besi juga dihadiri oleh Penyuluh Hindu Non PNS Kabupaten Deli Serdang.
Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara Pembimas Hindu, Elirosa Tarigan dalam arahannya menekankan agar umat Hindu khususnya di wilayah Desa Pintu Besi berperan aktif dalam menjaga kerukunan beragama.
"Saya berharap umat Hindu di sini tetap semangat dalam melaksanakan persembahyangan rutin sesuai dengan tradisi leluhur (Desa Kala Patra). Selain itu menjaga dan merawat rumah ibadah kita dengan baik, baik secara fisik maupun administrasi," kata Elirosa.
"Serta yang paling penting adalah bagaimana umat Hindu berperan aktif dalam menjaga kerukunan beragama bukan malah sebaliknya. Kita memang sedikit tapi kita member manfaat yang banyak bagi masyarakat sekitranya khususnya menjaga kedamaian," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Elirosa menekankan agar surat pendaftaran, perizinan rumah ibadah segera diurus sesuai arahan dari Dirjen Bimas Hindu pusat.
Acara ritual tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi (Dharma Tula) yang di arahkan oleh para penyuluh agama.
Dalam diskusi tersebut, para peserta antusias mendengarkan juga memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait ritual dan makna dari persembhayangan yang selama ini dilakukan.
Pembimas Hindu juga mengajak para tokoh dan penyuluh yang beretnis Karo agar menyusun buku persembahyangan dan ritual berdasarkan tradisi-asli dari etnis Karo mengingat hal ini penting untuk meningkatkan pemahamannya dalam bidang ritual dan makna secara filsafat kitab Suci Veda.