Prof. Duija: Transformasi STAHN Mpu Kuturan Jadi IAHN Pacu Kualitas Pendidikan Agama Hindu

Dirjen Bimas Hindu memberikan Sambutan

SINGARAJA, (BIMAS HINDU) - Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Hindu (Dirjen Bimas Hindu) Prof. I Nengah Duija mengatakan transformasi Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan menjadi IAHN akan memacu peningkatan kualitas pendidikan agama Hindu.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Duija saat menghadiri acara kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Anas di kampus STAHN Mpu Kuturan, Senin  (Senin, 25/05/2024).

"Transformasi tersebut akan membawa dampak positif dalam peningkatan kualitas pendidikan agama Hindu, baik dalam bidang akademik maupun praktik keagamaan bahwa transformasi status tersebut akan memacu peningkatan kualitas pendidikan agama Hindu," terang Prof. Duija.

Dalam rangka kunjungan terkait proses transformasi tersebut, Menpan-RB Azwar Anas dan rombongan meninjau  langsung fasilitas serta program akademik yang ada di STAHN Mpu Kuturan. 

Mereka juga berinteraksi dengan civitas akademika dan melibatkan diri dalam dialog terkait langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Hindu di Indonesia.

Menteri Anas mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan lembaga pendidikan agama, termasuk melalui transformasi STAHN Mpu Kuturan menjadi Institut Agama Hindu Negeri.

Lebih lanjut, Prof. Duija juga menyampaikan terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia dan MenPAN-RB yang gesit untuk membangun kesetaraan dan pemerataan pendidikan mulai dari tingkat dasar, menengah sampai pada tingkat pendidikan tinggi. 

Atas nama Ditjen Bimas Hindu, Prof. Duija turut menyampaikan salam semoga MenPAN-RB selalu diberikan kesehatan umur panjang dalam mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.

"Kunjungan ini diharapkan akan menjadi awal yang baik dalam proses transformasi STAHN Mpu Kuturan menjadi Institut Agama Hindu Negeri yang berprestasi dan berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan," pungkasnya.


Berita Pusat LAINNYA