Dharma Wacana di Pura Agung Jagat Kerta, Prof. Duija Ceritakan Kisah Simbolis Inspiratif tentang Cinta

Dharma Wacana di Pura Agung Jagat Kerta, Prof. Duija Ceritakan Kisah Simbolis Inspiratif tentang Cinta

BOGOR, (BIMAS HINDU)  - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Dirjen Bimas Hindu) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. I Nengah Duija memberikan dharma wacana penuh makna saat upacara piodalan di Pura Agung Jagat Kerta, Gunung Salak, Bogor. 

Dalam momen yang bertepatan dengan Purnama Ketiga, Duija mengajak seluruh umat Hindu untuk memahami makna cinta sejati kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam wacananya, Prof. Duija menceritakan kisah simbolis tentang seorang laki-laki gila yang begitu mencintai seorang perempuan hingga ia mencintai seluruh yang ada di sekeliling perempuan tersebut, termasuk rumah dan keluarga. 

Laki-laki tersebut mengungkapkan bahwa cinta sejati tidak hanya terfokus pada sosok yang dicintai, tetapi juga segala hal yang terkait dengannya. Kisah ini menjadi refleksi bagi umat Hindu dalam mencintai Tuhan dengan mencintai seluruh ciptaan-Nya.

"Jika kita betul-betul mencintai Tuhan, maka kita harus mencintai segala ciptaan-Nya dengan tulus, seperti kita mencintai Tuhan itu sendiri. Ini adalah bentuk cinta sejati," ujar Duija dalam wacananya yang disambut penuh antusias oleh umat yang hadir.

Prof. Duija juga menegaskan bahwa ritual dan persembahyangan yang dilakukan umat Hindu secara rutin, baik di rumah maupun pura, adalah wujud dari cinta tulus dan dedikasi kepada Tuhan. 

Meskipun Tuhan tidak tampak secara kasatmata, melalui simbol-simbol seperti mantra, mudra, dan yoga, umat Hindu mengekspresikan cinta dan pengabdian mereka kepada Tuhan.

Prof. Duija mengajak umat untuk memaknai momen Purnama Ketiga ini sebagai kesempatan untuk memohon kebaikan dan kedamaian bagi diri sendiri dan seluruh makhluk hidup. "Ketika kita berdoa dan memohon kepada Tuhan, kita tidak hanya meminta untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kedamaian dunia," tuturnya.

Upacara piodalan ini berlangsung khidmat, dengan dihadiri oleh umat Hindu dari berbagai daerah yang turut memanjatkan doa dan persembahyangan demi keberkahan dan kedamaian.

Melalui dharma wacana yang disampaikan, Prof. Duija memberikan pesan mendalam tentang pentingnya cinta sejati kepada Tuhan yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.


Berita Pusat LAINNYA