Ditjen Bimas Hindu Dorong IAHN Tampung Penyang Jadi UAHN, Bangun SDM Berkualitas

Direktur Pendidikan Hindu Trimo, saat mengisi kuliah umum IAHN Tampung Penyang

JAKARTA, (BIMAS HINDU) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) melalui Direktorat Pendidikan Hindu menyatakan siap mendukung Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Hindu yang berkualitas.

Dukungan itu disampaikan oleh Direktur Pendidikan Hindu Trimo lewat kuliah umum IAHN Tampung Penyang yang diikuti melalui virtual Zoom Meetung, Rabu (22/5/2024).

"Untuk mengembangkan SDM yang berkualitas diperlukan kolaborasi dan kerjasama yang baik dengan komunikasi yang baik. Saya harapkan IAHN Tampung Penyang segera berbenah untuk bisa menjadi UAHN," kata Trimo.

Trimo menekankan penataan sistem pendidikan secara menyeluruh, terkait dengan kualitas pendidikan. Selain itu, relevansi dengan kebutuhan masyarakat dalam dunia kerja menjadi hal yang penting dalam menciptakan SDM yang berkualitas. 

"Pengembangan SDM merupakan kunci pengembangan potensi umat khususnya yang ada di daerah," tutur Trimo.

Dalam pengembangan SDM yang berkompeten, lanjut Trimo, perguruan tinggi keagamaan memiliki peran yang sangat penting seperti, meningkatkan daya saing, unggul nasional, rujukan dunia dan penguatan kapasitas dan tata kelola. 

Trimo mengungkapkan, beberapa strategi pengembangan SDM Hindu yaitu pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan kepemimpinan, pendidikan yang berkualitas, pemanfaatan iptek dengan baik.

Selanjutnya, Trimo mengharapkan agar IAHN Tampung Penyang tetap semangat dan optimis dalam memenuhi persyaratan untuk menjadi UAHN.

"Mulai dari mempercepat proses guru besar, penambahan program studi, serta kualitas dosen dengan mengikuti beberapa kompetensi," imbuhnya.
Dia juga meminta kesediaan beberapa dosen IAHN Tampung Penyang untuk menjadi 'striker' mendukung pembangunan Sekolah Tinggi Agama Hindu (STHD) Klaten.

"Ada beberapa hal yang menjadi hal dasar yang perlu kita perhatikan dalam pembangunan SDM yang berkualitas yaitu memiliki soft skil dan hard skil, etika dan moral, literasi baca tulis, literasi digital, dan literasi finansial, literasi sains," katanya.

Pada kesempatan itu juga, Trimo juga mengharapkan agar IAHN Tampung Penyang tetap memperhatikan lulusan dari kampus sampai pada dunia kerja karena hal itu juga akan mendukung pengembangan SDM Hindu.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Perwakilan IAHN Tampung Penyang Prof. I Ketut Subagio dalam sambutannya mengharapkan IAHN Tampung Penyang menjadi UAHN yang tentunya dengan memenuhi beberapa persyaratan yang ada dan juga dukungan dari Ditjen Bimas Hindu Kementrian Agama (Kemenag) RI Republik Indonesia.


Berita Pusat LAINNYA