Kolaborasi untuk Dharma: Membangun Kader, Memberdayakan Umat, Menata Masa Depan

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, menerima audiensi Pengurus Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia periode 2026–2028

Jakarta (BIMAS HINDU) — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, menerima audiensi Pengurus Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia periode 2026–2028 di Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum mempererat sinergi antara Ditjen Bimas Hindu dan KMHDI dalam membangun sumber daya manusia Hindu yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan umat.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum PP KMHDI periode 2026–2028, I Putu Ardi, menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Mahasabha/Kongres KMHDI yang telah berlangsung sukses di Provinsi Lampung pada Maret 2026. Selain memperkenalkan jajaran pengurus baru yang berjumlah 75 orang, Ardi juga memaparkan sejumlah agenda strategis organisasi, termasuk pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pelantikan Pengurus PP KMHDI yang dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Juli 2026.

Ardi menjelaskan bahwa pada periode kepengurusannya, KMHDI akan berfokus pada penguatan kaderisasi, pengembangan kewirausahaan dan kemandirian organisasi yang dikelola langsung oleh kader-kader KMHDI. Selain itu, KMHDI juga berkomitmen mengembangkan program desa binaan bagi masyarakat Hindu, khususnya di wilayah transmigrasi yang memerlukan perhatian dan pendampingan berkelanjutan.

Lebih lanjut, KMHDI berencana menghadirkan program Executive Job Fair sebagai upaya membuka akses lapangan pekerjaan bagi kader aktif, sekaligus mengembangkan Sekolah Politik guna meningkatkan literasi dan pemahaman kader terhadap kebijakan publik serta proses politik di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ardi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Ditjen Bimas Hindu kepada KMHDI.

Menanggapi berbagai program yang disampaikan, Prof. I Nengah Duija menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kepengurusan baru PP KMHDI periode 2026–2028 serta apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Mahasabha KMHDI di Lampung.

“KMHDI merupakan aset masa depan umat Hindu dan aset penting bagi Ditjen Bimas Hindu. Kader-kader KMHDI adalah generasi yang akan melanjutkan berbagai bentuk pengabdian keumatan di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Duija.

Dirjen Bimas Hindu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan memperkuat kolaborasi antara Ditjen Bimas Hindu dan KMHDI. Menurutnya, berbagai program yang dirancang KMHDI memiliki keselarasan dengan agenda strategis Ditjen Bimas Hindu, khususnya dalam bidang pemberdayaan umat, pengembangan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi umat.

Beliau juga menilai keberadaan KMHDI yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia menjadi ruang kolaborasi yang sangat strategis. Selain memiliki jaringan hingga ke berbagai pelosok, organisasi ini dihuni oleh generasi muda Hindu yang intelektual dan memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Prof. Duija berpesan agar seluruh kader KMHDI senantiasa menjaga nama baik almamater kampus maupun organisasi yang mereka wakili. Menurutnya, integritas dan etika menjadi modal penting dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat dan umat.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Duija turut menjelaskan bahwa kondisi anggaran Ditjen Bimas Hindu saat ini belum memungkinkan untuk memberikan dukungan secara maksimal kepada organisasi kemahasiswaan. Namun demikian, semangat kolaborasi dan sinergi akan terus diperkuat demi mendukung kemajuan umat Hindu.

Terkait pengembangan kapasitas generasi muda Hindu, Dirjen Bimas Hindu mendorong kader-kader KMHDI untuk memanfaatkan berbagai peluang beasiswa yang tersedia, termasuk Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama. Program tersebut dinilai menjadi kesempatan strategis bagi mahasiswa Hindu untuk meningkatkan kompetensi akademik dan kepemimpinan.

Menutup pertemuan, Prof. Duija menegaskan bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi akan selalu menjadi landasan dalam membangun kemajuan umat Hindu. Ia berharap hubungan baik antara Ditjen Bimas Hindu dan KMHDI dapat terus terjalin dan menghasilkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Semangat kebersamaan dan kolaborasi untuk kemajuan umat Hindu akan selalu kami dukung. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan generasi Hindu Indonesia,” pungkasnya.


Berita Pusat LAINNYA