Pembinaan Pegawai Lintas Agama, Tegaskan Komitmen Perbaikan Regulasi dan Kesejahteraan ASN
Jakarta (BIMAS HINDU) – Wakil Menteri Agama RI, Romo Syafi’i, menghadiri Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lintas Bimas Agama yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Thamrin. Acara ini diikuti oleh Pejabat Eselon I, II, III, dan IV dari Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Pusat Pendidikan Khonghucu.
Dalam arahannya, Wamenag Romo Syafi’i menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai hambatan yang dihadapi oleh umat maupun ASN Kemenag. Ia menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap regulasi yang menghambat kinerja ASN, sehingga mereka dapat bekerja lebih optimal dalam melayani masyarakat.
"Setiap aturan yang menghalangi hak ASN harus segera diselesaikan agar mereka dapat bekerja secara maksimal. Saya juga akan ‘belanja masalah’, mencari tahu persoalan yang harus dituntaskan, terutama yang berkaitan dengan hak-hak kita agar dapat dilaksanakan bersama," ujar Romo Syafi’i.
Dalam kesempatan tersebut, Romo Syafi’i juga menyampaikan rencananya untuk meningkatkan status satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenag. Ia menyoroti kesenjangan dalam struktur organisasi Kemenag dibandingkan dengan kementerian lainnya.
"Saya berencana meningkatkan status satker yang ada di Kemenag. Sebab, di kementerian lain, tingkatannya sudah setara dengan kementerian, sementara di Kemenag masih berada di level direktur. Artinya, ada kesenjangan yang cukup jauh," jelasnya.
Selain itu, kendala administratif yang kerap dikeluhkan oleh ASN Kemenag juga menjadi perhatian utama. Wamenag berjanji akan mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Bimas Hindu, I Nengah Duija, menyampaikan laporan kepada Wamenag mengenai sejumlah permasalahan internal di Ditjen Bimas Hindu. Beberapa hal yang menjadi perhatian utama adalah:
1. Pengangkatan guru agama Hindu yang masih mengalami kendala administratif
2. Proses penegerian lembaga pendidikan Hindu dan Peningkatan Status Sekolah tinggi Agama Hindu yang membutuhkan percepatan
3. Kebutuhan penguatan jabatan Pembimas Hindu di berbagai daerah
Dirjen Bimas Hindu berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan dan regulasi bagi tenaga pendidik serta pejabat pembimas, sehingga pelayanan kepada umat Hindu di Indonesia semakin optimal.
Pembinaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas agama dan meningkatkan efektivitas pelayanan keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama.