Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 menggelar menggelar Aksi Sosial Kepedulian kepada sesama yang menggugah rasa persaudaraan, kemanusiaan, toleransi dan kebangsaan, bahwa sesungguhnya kita bersaudara “Vasudaiva Kuthumbakam”. Kegiatan ini dinamakan “Bhoga Sevanam”.
Saka Bhoga Sevanam merupakan bagian dari rangkaian agenda panitia nasional. Pelaksanaannya berupa berbagi bhoga (makanan) dalam bentuk takjil berbuka puasa, sembako, dan sejenisnya untuk kaum duafa dan sesama yang kurang beruntung.
Koordinator Aksi Bhoga sevanam Nasional, I Nyoman Gde Agus Asrama, mengungkapkan ada 27 provinsi yang berpartisipasi. Untuk 25 provinsi akan melaksanakan serentak pada besok Minggu (16/03/2025). Sedangkan dua provinsi lainnya yaitu Papua dan Jambi telah melaksanakan duluan.
“Sebaran titik lokasi pelaksanaan Saka Bhoga Sevanam ada tersebar di 97 titik pelayanan, didominasi di pura-pura yang ada di Jabodetabek”, ujar Nyoman Agus.
Sementara itu, kegiatan Saka Bhoga Sevanam di Pura Mustika Dharma Cijantung dihadiri oleh oleh Wamen Dukbangga Ratu Isyana Bagus Oka, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija, Ketua 3 Panitia Nasional, Kolonel Inf. I Nyoman Sukasana, Koordinator Nasional Saka Bhoga Sevanam, I Nyoman Gde Agus Asrama, Ketua Umum WHDI Pusat, Wikanti Yogie, dan tokoh tokoh serta ratusan umat Hindu di area cijantung.
Saka Bhoga Sevanam bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan harmoni antarumat beragama. Momen berbagi ini juga menjadi bukti nyata bahwa semangat Nyepi, yang mengajarkan introspeksi dan keseimbangan serta toleransi, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui aksi nyata untuk membantu sesama.
Dalam aksi sosial ini, Panitia Nyepi Nasional membagikan paket makanan berbuka puasa, yang terdiri dari nasi kotak, takjil, air mineral, serta paket sembako bagi keluarga yang membutuhkan. Ribuan relawan terlibat dalam kegiatan ini. Untuk memastikan makanan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Wakil Menteri Dukbangga Isyana Bagus Oka menyatakan, "Bhoga Sevanam adalah perwujudan dari ajaran Dharma, yang mengajarkan kita untuk selalu membantu sesama dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah contoh nyata dari semangat gotong royong yang sangat relevan dengan situasi saat ini."
Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija dalam sambutannya menyampaikan aspresiasi setinggi-tingginya atas gelaran aksi sosial Saka Bhoga Sevanam. Menurutnya, kegiatan ini sangat sejalan dengan ajaran-ajaran Hindu, sehingga ke depanya perlu terus dilaksanakan.
"Program ini sangat bagus sebagai momentum membangun kolaborasi antar umat beragama. Melalui kegiatan Saka Bhoga Sevanam nilai-nilai dharma tertanam sebagai jalan untuk menciptakan kehidupan yang lebih harmonis dan sejahtera," ujarnya.
Sebagai perayaan yang sarat akan nilai introspeksi dan spiritualitas, Nyepi mengajarkan keseimbangan antara manusia, alam, dan sesama. Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata ajaran Dharma dalam kehidupan sehari-hari.
“Nyepi bukan hanya tentang menyepi, tetapi juga bagaimana kita bisa merenung dan mengambil tindakan nyata untuk kebaikan bersama. Dengan berbagi makanan, kita menunjukkan kasih sayang dan kepedulian kepada sesama, yang sejalan dengan esensi Hari Suci Nyepi,” jelasnya.
Melalui kegiatan Bhoga Sevanam, panitia berharap dapat menumbuhkan rasa empati dan solidaritas, sekaligus mempererat persaudaraan dalam masyarakat Indonesia yang beragam. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tercermin dalam aksi ini merupakan komitmen umat Hindu dalam menjaga keseimbangan sosial, sesuai dengan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan sejak zaman dahulu.