Tulang Bawang (Bimas Hindu) — Mengakselerasi penguatan pilar program prioritas Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) sekaligus menyiapkan mental, spiritual, dan ekonomi pasangan calon pengantin, pembekalan bimbingan pra-nikah terpadu digelar di Griya Ida Bhawati Wayan Putu Umbara, Tulang Bawang, Lampung, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh jajaran Rumah Bina Keluarga Sukinah Kabupaten Tulang Bawang tersebut memfokuskan materi pada kesiapan komprehensif calon pengantin dalam membangun fondasi rumah tangga yang harmonis, bahagia, dan berlandaskan ajaran Dharma.
Ketua RBKS Kabupaten Tulang Bawang, I Made Mare, menegaskan bahwa bimbingan pra-nikah merupakan langkah krusial dalam membentengi ketahanan keluarga dari berbagai potensi konflik sosial maupun ekonomi.
“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua individu, melainkan bentuk tanggung jawab bersama untuk membangun keluarga yang harmonis, saling menghormati, dan berlandaskan nilai-nilai Dharma,” ujar I Made Mare.
Materi pembekalan mencakup lima pilar utama ketahanan keluarga. Narasumber Ida Bhawati memaparkan pentingnya memaknai Upakara sebagai instrumen spiritual penumbuh ketulusan dalam rumah tangga.
Sementara itu, pemateri pembimbing keagamaan, Putu Bambang Juli Hermanto, menekankan pentingnya Manajemen Konflik Tanpa Fisik melalui komunikasi persuasif dan musyawarah guna mencegah terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
“Perbedaan dalam rumah tangga merupakan hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana pasangan mampu mengelola konflik dengan kepala dingin, saling mendengarkan, dan mencari solusi bersama tanpa kekerasan fisik maupun verbal,” tegas Putu Bambang Juli Hermanto.
Aspek tertib administrasi perkawinan dan tradisi Menyame Braye dipaparkan oleh pengurus PHDI setempat, Ketut Agustoni, disusul pembekalan kewajiban Sahadharmini serta pengelolaan ekonomi keluarga oleh Ni Nyoman Novikasari. Sesi materi ditutup oleh Rasimun yang mengulas teknik membangun komunikasi sehat dan jujur antar-pasangan.
Pada akhir kegiatan, seluruh pasangan calon pengantin menerima penyerahan Kitab Suci Sarasamuscaya, Bhagawadgita, serta Sertifikat Pra-Nikah sebagai sarana pendampingan spiritual dalam mengarungi kehidupan berumah tangga.
Melalui edukasi RBKS yang terstruktur ini, Ditjen Bimas Hindu terus berkomitmen melahirkan keluarga-keluarga Hindu yang mandiri, sejahtera, serta berdaya saing di seluruh Indonesia.
Kontributor: Ni Nyoman Novikasari, S.Pd