Benih Cinta, Cara Unik Menguatkan Ketahanan Keluarga dan Kepedulian Lingkungan

Benih Cinta, Cara Unik Menguatkan Ketahanan Keluarga dan Kepedulian Lingkungan

Klungkung (Bimas Hindu) – Penguatan ketahanan keluarga dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi dua pesan yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan kepada pasangan pengantin yang digelar Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klungkung di Desa Adat Pancingan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Selasa (23/6/2026).

Melalui inovasi bertajuk “Benih Cinta”, para pasangan pengantin tidak hanya mendapatkan pembinaan terkait kehidupan rumah tangga, tetapi juga menerima bibit tanaman sebagai simbol komitmen dalam merawat keharmonisan keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Penyuluh Agama Hindu, Ni Putu Ari Sepriyanti, menjelaskan bahwa penyuluhan tersebut bertujuan membekali pasangan yang baru menikah dengan pemahaman mengenai pentingnya membangun keluarga yang harmonis, saling menghormati, serta memiliki tanggung jawab bersama dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

“Kami memberikan pemahaman kepada para pengantin mengenai pentingnya membangun kehidupan rumah tangga yang dilandasi kasih sayang, saling menghormati, komunikasi yang baik, serta tanggung jawab bersama dalam menjalankan kewajiban sebagai suami dan istri,” ujarnya.

Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter generasi penerus. Karena itu, ketahanan keluarga menjadi faktor penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari edukasi, para pengantin menerima bibit tanaman bertajuk “Benih Cinta”. Penyuluh Agama Hindu, Ni Wayan Novita Sari, mengatakan bibit tersebut menjadi simbol bahwa keharmonisan rumah tangga perlu dirawat dengan perhatian, kesabaran, dan komitmen secara berkelanjutan.

“Penyerahan bibit ini mengandung pesan filosofis bahwa cinta dan keharmonisan keluarga perlu dirawat, dipupuk, dan dijaga secara berkelanjutan, sebagaimana merawat tanaman hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, pembinaan keagamaan tidak hanya disampaikan dalam bentuk nasihat dan pemahaman nilai-nilai Dharma, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memiliki manfaat jangka panjang bagi keluarga dan lingkungan.

Program “Benih Cinta” menjadi wujud penguatan ketahanan keluarga dan kepedulian lingkungan. Melalui kegiatan ini, pasangan pengantin diajak membangun keluarga yang harmonis sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk merawat alam dalam kehidupan sehari-hari.

#Bimas Hindu #Penyuluh Hindu Klungkung #Hindu


Berita Daerah LAINNYA