Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Green Dharma Hidupkan Kepedulian pada Alam

Green Dharma di Pura Satria Buana: merawat lingkungan, menghidupkan nilai Dharma.

Medan (Bimas Hindu) - Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melalui aksi Green Dharma di Pura Satria Buana Kodam I/Bukit Barisan, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut diisi gotong royong dan bersih-bersih lingkungan sebagai bagian dari implementasi program Ekoteologi Kementerian Agama.

Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Elirosa Tarigan, bersama jajaran Bimas Hindu terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Aksi difokuskan pada penataan halaman, pelataran, taman, serta lingkungan sekitar pura agar menjadi ruang ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Green Dharma menjadi salah satu bentuk penerapan nilai keagamaan dalam kepedulian terhadap lingkungan. Dalam ajaran Hindu, kehidupan manusia memiliki hubungan yang erat dengan alam. Karena itu, merawat kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Elirosa mengatakan kepedulian terhadap alam perlu ditempatkan sebagai bagian dari praktik keagamaan, bukan hanya kegiatan sosial.

“Menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi bagian dari pengamalan Dharma. Merawat alam merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas kehidupan dan anugerah yang diberikan,” ujar Elirosa.

Ia menilai lingkungan rumah ibadah memiliki posisi strategis untuk menumbuhkan kesadaran ekologis umat. Kebersihan pura, menurutnya, perlu dijaga bersama karena berkaitan dengan kenyamanan umat sekaligus pembentukan kebiasaan hidup yang peduli terhadap lingkungan.

“Pura tidak hanya menjadi tempat menjalankan kegiatan spiritual, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Kebiasaan itu perlu dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Seluruh peserta bergotong royong membersihkan sejumlah bagian kawasan pura. Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial di antara jajaran Bimas Hindu.

Melalui Green Dharma, Bimas Hindu Sumatera Utara mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Gerakan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi kebiasaan yang diterapkan umat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan tempat ibadah hingga lingkungan tempat tinggal.

Aksi di Pura Satria Buana juga memperlihatkan bahwa nilai keagamaan dapat diterjemahkan ke dalam tindakan konkret. Merawat lingkungan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga keseimbangan alam dan kualitas kehidupan bagi generasi mendatang.

Kontributor : I Made Juni Saputra


Berita Daerah LAINNYA