Dies Natalis ke-25, IAHN Tampung Penyang Percepat Transformasi Menuju Universitas Hindu Negeri

Plt. Rektor IAHN Tampung Penyang Palangka Raya Prof. I Ketut Sudarsana memotong tumpeng pada peringatan Dies Natalis ke-25 yang dirangkai dalam Sidang Senat Terbuka di Aula IAHN Tampung Penyang, Senin (27/7)

Palangka Raya (Bimas Hindu) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya mempertegas komitmennya mempercepat transformasi menjadi Universitas Hindu Negeri (UHN). Komitmen tersebut mengemuka dalam peringatan Dies Natalis ke-25 yang dirangkai dengan Sidang Senat Terbuka di Aula IAHN Tampung Penyang, Senin (27/7/2026), mengusung tema "Membangun Kesadaran Kosmik Menuju IAHN Tampung Penyang Palangka Raya yang Berkelanjutan."

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor IAHN Tampung Penyang, Prof. I Ketut Sudarsana, mengatakan Dies Natalis ke-25 menjadi momentum refleksi perjalanan institusi sekaligus memperkuat komitmen membangun pendidikan tinggi keagamaan Hindu yang unggul, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.

"Usia 25 tahun merupakan tonggak sejarah perjalanan institusi. Perjalanan panjang ini menjadi modal penting bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Hindu dan mempercepat transformasi kelembagaan menuju Universitas Hindu Negeri," kata Ketut Sudarsana.

Ketut Sudarsana menjelaskan proses transformasi menuju Universitas Hindu Negeri terus dipersiapkan secara menyeluruh. Menurut Ketut Sudarsana, pengajuan perubahan status yang semula direncanakan pada 2026 tidak dibatalkan, melainkan dijadwalkan kembali pada 2027 sebagai dampak kebijakan efisiensi pemerintah.

"Pengajuan kita sesungguhnya tidak gagal, tetapi diberikan rekomendasi untuk tahun depan karena efisiensi. Saya meyakini institusi ini layak ditingkatkan menjadi universitas," tegas Ketut Sudarsana.

Untuk mendukung transformasi tersebut, IAHN Tampung Penyang terus memperkuat kualitas akademik melalui implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), peningkatan akreditasi program studi, persiapan akreditasi institusi unggul, pengembangan program studi magister dan doktor, peningkatan kompetensi dosen, perluasan kerja sama internasional, serta penguatan tata kelola berbasis digital. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. I Nengah Duija, menyampaikan bahwa Dies Natalis bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momentum untuk mengevaluasi perjalanan institusi sekaligus menyusun langkah strategis menuju masa depan.

"Dies Natalis bukan sekadar perayaan, tetapi secara akademik menjadi momentum untuk melihat apa yang telah dicapai sekaligus merencanakan masa depan yang lebih baik. Seluruh potensi sumber daya manusia, mahasiswa, dan sivitas akademika harus bergerak bersama menuju harapan besar, yakni transformasi menjadi universitas," ujar Nengah Duija.

Nengah Duija menegaskan transformasi menuju Universitas Hindu Negeri merupakan agenda penting yang harus dipersiapkan secara matang. Menurut Nengah Duija, penyesuaian jadwal pengajuan hingga 2027 tidak boleh mengurangi semangat sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas institusi.

"Persiapan menuju 2027 harus terus dimatangkan. Dosen perlu terus meningkatkan jenjang pendidikan, karier akademik, serta memperkuat kultur akademik agar mampu menunjang transformasi institusi menjadi universitas," kata Nengah Duija.

Ketut Sudarsana juga mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, pemerintah daerah, dan para mitra untuk memperkuat sinergi membangun IAHN Tampung Penyang sebagai perguruan tinggi Hindu yang unggul, berdaya saing global, sekaligus tetap berpijak pada kearifan lokal Kalimantan.

"Seperempat abad bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal babak baru menuju cita-cita yang lebih besar. Mari bersama-sama mewujudkan transformasi IAHN Tampung Penyang menjadi Universitas Hindu Negeri sebagai pusat keunggulan akademik, pelestarian budaya, dan pengembangan peradaban Indonesia," pungkas Ketut Sudarsana.


Berita Daerah LAINNYA