Katingan (Bimas Hindu) — Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman pergaulan bebas serta merawat ketahanan keluarga di daerah pedalaman, jajaran Bimas Hindu mengintensifkan bimbingan karakter bagi kalangan remaja. Sosialisasi terpadu pencegahan penyalahgunaan narkoba dan bahaya perkawinan usia anak ini digelar di Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai, 22/10/2026.
Kegiatan yang diprakarsai melalui unit layanan Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) ini menyasar puluhan pelajar tingkat menengah pertama dan atas. Langkah pembinaan jemput bola ke wilayah pelosok ini dirancang untuk memastikan akses edukasi kesehatan reproduksi, pemahaman hukum, serta penguatan mentalitas keagamaan menjangkau generasi muda secara merata hingga ke desa terpencil.
Kepala Seksi Bimas Hindu Kabupaten Katingan sekaligus Ketua RBKS, Maya Mulyono, menegaskan pentingnya proteksi dini bagi masa depan remaja Hindu Kaharingan dalam menghadapi arus deras keterbukaan informasi.
“Perkembangan era digital membawa tantangan pergaulan yang kian kompleks. Remaja di kawasan pedalaman membutuhkan bimbingan intensif agar memiliki ketahanan diri dari bahaya narkoba dan tidak terjebak pada praktik pernikahan anak. Fokus utama generasi muda adalah menyelesaikan pendidikan formal dan menata masa depan yang cerah,” tutur Maya Mulyono di hadapan para pelajar.
Maya Mulyono menambahkan, RBKS difungsikan sebagai instrumen terdepan dalam mendampingi tumbuh kembang keluarga dan remaja melalui penyuluhan berkala. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus menyiapkan calon sumber daya manusia yang matang secara spiritual, emosional, dan fisik.
Melalui keberlanjutan program penyuluhan ke wilayah pedalaman, Bimas Hindu terus berkomitmen mengawal pembentukan karakter generasi muda Hindu yang sehat, berintegritas, serta berakar kuat pada nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Kontributor: Nopsi Yanti