Keluarga Hindu Didorong Lebih Tangguh Hadapi Perubahan Sosial

Keluarga Hindu Didorong Lebih Tangguh Hadapi Perubahan Sosial

Belitung (Bimas Hindu) - Penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu agenda penting dalam pembangunan kehidupan keagamaan umat Hindu. Upaya tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Keluarga Hindu yang digelar di Desa Pelepak Pute, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi keluarga sebagai pusat pembentukan karakter, moral, dan kualitas sumber daya manusia Hindu berbasis nilai-nilai dharma.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, Pembimas Hindu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta jajaran penyuluh agama Hindu. Sebanyak 30 peserta dari masyarakat mengikuti pembinaan yang difokuskan pada penguatan ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.

Dalam sambutannya, Pembimas Hindu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, I Nengah Wiardiasa, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi Hindu yang berkualitas. Ia menilai, perubahan sosial yang cepat menuntut keluarga Hindu untuk semakin kuat dalam nilai, komunikasi, dan spiritualitas.

Ia juga menekankan bahwa penguatan keluarga tidak dapat dilepaskan dari peran pendidikan nilai sejak dini di lingkungan rumah tangga.

“Jika kita ingin memajukan Hindu maka dimulai dari lingkup yang terkecil yaitu keluarga yang Sukinah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Belitung, Wayan Suta, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan keluarga merupakan ruang strategis dalam memperkuat pemahaman umat Hindu mengenai keharmonisan rumah tangga dan tanggung jawab sosial.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga Hindu di wilayah Belitung.

“Semoga seluruh peserta pembinaan dapat benar-benar menyimak dengan baik materi yang disampaikan oleh penyuluh sebagai penguatan dalam membangun keluarga Sukinah,” katanya.

Penyuluh Agama Hindu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gusti Ayu Komang Triana Pratiwi, menjelaskan bahwa Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) hadir sebagai salah satu inovasi pembinaan umat Hindu dalam memperkuat ketahanan keluarga secara berkelanjutan.

Ia menyebutkan bahwa pendekatan pembinaan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga pendampingan, konsultasi, serta layanan berjenjang sesuai kebutuhan masyarakat.

RBKS menyediakan sejumlah layanan, di antaranya bimbingan pra-nikah bagi remaja Hindu, pendampingan calon pengantin, pembinaan keluarga Sukinah bagi keluarga darmika, hingga layanan konsultasi bagi keluarga yang menghadapi dinamika atau permasalahan rumah tangga.

Melalui layanan tersebut, RBKS diharapkan menjadi pusat pembinaan keluarga Hindu yang tidak hanya berperan sebagai sarana edukasi, tetapi juga menjadi ruang solusi yang responsif terhadap persoalan sosial keluarga di tengah masyarakat.

Kegiatan ini mencerminkan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama kehidupan beragama yang harmonis dan berkelanjutan. Penguatan peran keluarga diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial serta melahirkan generasi Hindu yang berkarakter, beretika, dan memiliki kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.

#Bimas HIndu #Penyuluh Hindu #Pembimas Hindu Babel


Berita Daerah LAINNYA