Langkat (Bimas Hindu) – Harapan untuk memulai kehidupan yang lebih baik menjadi pesan utama dalam pembinaan rohani yang digelar Tim Urusan Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Sumut di Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Kamis (16/7/2026). Selain memberikan penguatan spiritual, rombongan juga menyerahkan paket kebutuhan upakara persembahyangan guna mendukung keberlangsungan ibadah warga binaan Hindu sebagai bagian dari pembinaan yang menyentuh aspek mental, spiritual, dan karakter.
Kegiatan dipimpin Ketua Tim Urusan Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Sumut, Komang Agus Aryawan yang hadir memberikan penguatan spiritual kepada warga binaan. Selain menyampaikan pesan-pesan keagamaan, rombongan juga menyerahkan perlengkapan upakara persembahyangan hasil swadaya keluarga besar Bimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara sebagai dukungan terhadap keberlangsungan aktivitas ibadah di pura yang berada di lingkungan lapas.
Dalam pembinaannya, Komang Agus Aryawan mengajak warga binaan memandang masa pembinaan sebagai kesempatan untuk membangun kesadaran baru, memperbaiki sikap hidup, dan memperkuat hubungan dengan Tuhan melalui pengamalan ajaran Dharma.
"Kesempatan untuk berubah selalu terbuka bagi siapa pun. Ajaran Hindu mengajarkan bahwa kualitas hidup ditentukan oleh kemauan untuk memperbaiki diri melalui pikiran yang baik, tindakan yang benar, serta ketulusan dalam menjalankan Dharma. Jadikan setiap persembahyangan sebagai momentum menumbuhkan harapan dan membangun masa depan yang lebih baik," ujar Komang.
Ia menambahkan, pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi mental dan spiritual. Ketika nilai-nilai agama tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, seseorang akan lebih mampu mengendalikan diri, menghadapi berbagai persoalan dengan bijaksana, dan membangun optimisme untuk kembali hidup bermartabat di tengah masyarakat.
Suasana pembinaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dialog antara penyuluh dan warga binaan menjadi ruang berbagi pengalaman, refleksi, sekaligus penguatan agar mereka tetap menjaga semangat menjalani proses pembinaan dengan sikap positif.
Salah seorang warga binaan mengaku kehadiran Tim Bimas Hindu memberikan energi baru untuk terus bertahan dan memperbaiki diri.
"Kami bersyukur masih ada perhatian dan pendampingan seperti ini. Pembinaan yang kami terima mengingatkan bahwa kehidupan tidak berhenti di sini. Kami ingin terus belajar, beribadah, dan mempersiapkan diri agar kelak dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.
Bantuan sarana persembahyangan yang diserahkan pada kesempatan tersebut diharapkan dapat menunjang pelaksanaan ibadah umat Hindu di lingkungan lapas sekaligus memperkuat pembinaan spiritual yang selama ini berjalan.
Bagi Bimas Hindu Sumatera Utara, layanan keagamaan di lembaga pemasyarakatan tidak berhenti pada pendampingan ibadah semata, tetapi menjadi bagian dari proses membangun kembali kepercayaan diri dan harapan warga binaan. Melalui penguatan nilai-nilai Dharma yang dilakukan secara berkesinambungan, diharapkan setiap warga binaan memiliki bekal moral, spiritual, dan karakter yang kuat untuk kembali menjalani kehidupan secara produktif serta memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.