Tulang Bawang Barat (Bimas Hindu) — Memperkuat literasi suci keagamaan sekaligus mempertegas peran strategis perempuan dalam membina karakter keluarga, pendalaman susastra suci Veda digelar dalam kegiatan Pesantian Widya Puspita di Tiyuh Murnijaya, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan pembelajaran dan pengkajian nilai-nilai Dharma yang diikuti oleh puluhan jemaah wanita tersebut dipandu oleh Pembimbing Keagamaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, Eko Sriwulan.
Dalam forum tersebut, pemaknaan kitab suci Veda diarahkan agar tidak hanya dipahami sebagai teks ritualistic, melainkan sebagai pedoman etik dan moralitas praktis bagi perempuan Hindu dalam mengarungi kehidupan modern.
Pembimbing Keagamaan Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat, Eko Sriwulan, menekankan bahwa pemahaman Dharma memegang peranan kunci agar wanita Hindu tidak hanya memosisikan diri sebagai pelaksana tradisi, tetapi menjadi penggerak kesadaran moral di lingkungan rumah tangga.
“Intisari Veda bukan sekadar untuk diketahui, tetapi untuk dihayati dan diwujudkan dalam kehidupan. Ketika Dharma dipahami dengan benar, wanita Hindu tidak hanya menjadi pelaksana tradisi, tetapi menjadi pribadi yang memiliki kesadaran, keteguhan moral, dan mampu menjadi pilar keharmonisan keluarga serta lingkungan,” ujar Eko Sriwulan.
Ia menambahkan, ketangguhan pemahaman ajaran suci menjadi benteng penting bagi kaum wanita dalam menyaring dampak negatif arus perubahan zaman dan kemajuan teknologi tanpa harus kehilangan integritas diri.
“Wanita Hindu memiliki kekuatan besar dalam menjaga kesinambungan nilai Dharma. Dari keluarga, nilai itu dikenalkan; melalui keteladanan, nilai itu ditanamkan; dan melalui kehidupan sehari-hari, nilai itu diwujudkan. Memperkuat pemahaman wanita terhadap Veda berarti ikut memperkuat fondasi keluarga,” tambahnya.
Melalui pendampingan literasi keagamaan yang inklusif ini, Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya wanita-wanita Hindu yang percaya diri mengemban swadharma, berkarakter kuat, serta mampu berkontribusi bagi kesejahteraan umat.
Kontributor: Eko Sriwulan