Siapkan Widyalaya Pepolon Gosat, Ditjen Bimas Hindu Lakukan Visitasi Pratama untuk Umat Hindu di Buru

Visitasi pratama terhadap calon lembaga pendidikan keagamaan Hindu, Widyalaya Pepolon Gosat, yang berlokasi di Desa Wasbaka

Ambon (BIMAS HINDU) – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI melalui Subdirektorat Pendidikan Dasar melaksanakan visitasi pratama terhadap calon lembaga pendidikan keagamaan Hindu, Widyalaya Pepolon Gosat, yang berlokasi di Desa Wasbaka, Kabupaten Buru, Maluku. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini merupakan tahapan krusial dalam proses verifikasi kelayakan penyelenggaraan pendidikan keagamaan.

Visitasi dipimpin oleh perwakilan Subdirektorat Pendidikan Dasar, Agung Raditya, dan diikuti oleh Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, I Wayan Shantika, serta pengurus Yayasan Rana Sambrahma. Fokus utama kegiatan ini adalah memverifikasi kesiapan sarana prasarana, ketersediaan tenaga pendidik, komitmen pembiayaan dari yayasan, serta legalitas lahan sebagai fondasi operasional lembaga.

Agung Raditya menegaskan bahwa visitasi ini merupakan wujud komitmen Kemenag dalam menjamin kualitas layanan pendidikan bagi umat.

"Visitasi pratama adalah proses pembinaan sekaligus verifikasi untuk memastikan setiap Widyalaya yang akan didirikan benar-benar siap. Empat aspek mendasar sarana, tenaga pendidik, pembiayaan, dan legalitas harus dipenuhi agar penyelenggaraan pendidikan berjalan optimal dan berkelanjutan," jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, I Wayan Shantika, S.Kom., mengungkapkan bahwa kehadiran Widyalaya Pepolon Gosat diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Hindu di Maluku.

"Ini bukan sekadar proses administrasi. Kami berkomitmen memberikan pendampingan penuh kepada pihak yayasan agar seluruh standar yang ditetapkan Kementerian Agama terpenuhi. Kami optimistis Widyalaya Pepolon Gosat akan menjadi pusat pendidikan yang mampu mencetak generasi Hindu yang cerdas, berkarakter, dan moderat," ujar Wayan Shantika.

Dalam diskusi tersebut, tim Ditjen Bimas Hindu memberikan arahan strategis terkait penguatan tata kelola lembaga agar Widyalaya nantinya mampu menjalankan fungsi pendidikan dengan profesional dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah pusat, Kantor Wilayah, yayasan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Dengan selesainya tahap visitasi ini, diharapkan Widyalaya Pepolon Gosat dapat segera melengkapi persyaratan administratif yang diperlukan guna mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan Hindu bagi generasi muda di Kabupaten Buru.


Berita Daerah LAINNYA