Transformasi Digital dan Moderasi Jadi Kunci Pendidikan Hindu Masa Depan

Transformasi Digital dan Moderasi Jadi Kunci Pendidikan Hindu Masa Depan

Singaraja (Bimas Hindu) - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama, Prof. I Nengah Duija, menghadiri Rapat Kerja Perencanaan IAHN Mpu Kuturan Singaraja yang berlangsung di Bali Tropik Hotel, Nusa Dua, Rabu (12/11/2025).

Dalam arahannya, Prof. Duija menegaskan pentingnya transformasi pendidikan Hindu menuju arah pendidikan berkarakter, moderat, dan berdaya saing global sebagai bagian dari implementasi Rencana Strategis (Renstra) Ditjen Bimas Hindu 2025–2029.

Renstra Bimas Hindu 2025–2029 merupakan komitmen moral untuk menyiapkan generasi Hindu yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif guna mendukung visi Indonesia Emas 2045,” ujar Prof. I Nengah Duija

Rapat kerja ini menjadi ajang penyamaan persepsi arah kebijakan pendidikan Hindu, sejalan dengan Asta Protas Menteri Agama yang menekankan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi. 

Prof. I Nengah Duija juga menyoroti pentingnya transformasi digital, penguatan kelembagaan, dan pengembangan SDM pendidikan melalui program sertifikasi, manajemen talenta, serta digital pedagogy.

Selain itu, Dirjen Bimas Hindu mendorong IAHN Mpu Kuturan untuk berperan aktif dalam membangun ekosistem akademik yang mengintegrasikan nilai dharma, kebangsaan, dan lingkungan (ekoteologi) melalui konsep green campus dan Widyalaya Hijau.

Kampus Hindu harus menjadi contoh transformasi spiritual dan ekologis. Pendidikan bukan hanya mencetak intelektual, tetapi juga pribadi dharmika yang peduli pada semesta, tambahnya.

Kegiatan yang dihadiri seluruh unsur pimpinan dan perencana institusi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Ditjen Bimas Hindu, PTKHN, dan Widyalaya dalam mewujudkan pendidikan Hindu yang inklusif, adaptif, serta inovatif.


Berita Daerah LAINNYA