Denpasar (Bimas Hindu) — Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pemuka agama serta memperkuat pelayanan keumatan di seluruh Nusantara, sebanyak 73 orang anggota Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) resmi menyandang gelar sarjana pada Wisuda Universitas Hindu Indonesia (UNHI) di Denpasar, Sabtu (3/10/2026).
Para wisudawan PSN yang berasal dari berbagai daerah di Bali dan luar Bali tersebut berhasil menyelesaikan pendidikan Dharma Acharya dan Strata 1 (S1) atas Bantuan Beasiswa Keagamaan dari kerjasama Ditjen Bimas Hindu dan UNHI.
Rincian lulusan program beasiswa bagi para Pinandita ini meliputi 54 lulusan Program Studi Filsafat Hindu, 16 lulusan Program Studi Hukum, dan 3 lulusan Program Studi Pendidikan Agama Hindu.
Acara wisuda ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Menteri Diktisaintek) RI, Prof. Dr. Eng. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., yang turut menyampaikan Orasi Ilmiah di hadapan para wisudawan dan sivitas akademika UNHI.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Brian Yuliarto menegaskan pentingnya kolaborasi antara ilmu pengetahuan, teknologi, serta nilai-nilai keagamaan, adat, dan budaya sebagai benteng keharmonisan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
"Integrasi antara ilmu agama, adat, dan budaya merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Kolaborasi antara teknologi mutakhir dan ilmu keagamaan wajib terus ditingkatkan. Selain itu, penguatan riset, penelitian, serta kerja sama antaruniversitas dan kampus-kampus unggulan baik di dalam maupun di luar negeri menjadi kunci memperkuat daya saing akademis keagamaan kita," tegas Menteri Diktisaintek, Prof. Brian Yuliarto, dalam orasi ilmiahnya.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. I Nengah Duija, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen dan arahan Menteri Agama RI yang terus menaruh perhatian besar pada penguatan kualitas SDM keagamaan Hindu Nusantara.
"Pemberian beasiswa akademis bagi pemuka agama ini merupakan wujud komitmen kebijakan Menteri Agama RI dalam menghadirkan negara di tengah umat. Kami di Ditjen Bimas Hindu ingin memastikan para pelayan keumatan tidak hanya teguh secara spiritual dan tradisi, tetapi juga memiliki kedalaman wawasan akademis guna menjawab tantangan zaman," tegas Dirjen Bimas Hindu.
Perwakilan wisudawan PSN menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen pemerintah dalam mengawal proses pendidikan akademis para pemuka agama Hindu dari awal hingga akhir studi.
"Kami 73 wisudawan PSN UNHI mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian yang sangat besar terhadap peningkatan mutu pendidikan keagamaan Hindu. Bantuan beasiswa ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mencetak generasi Pinandita dan pemuka agama yang berkualitas, berpengetahuan luas, serta berkarakter Dharma," ungkap perwakilan wisudawan PSN.
Rektor UNHI Denpasar mengapresiasi sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi keagamaan dan Ditjen Bimas Hindu sebagai kunci utama percepatan peningkatan mutu SDM keagamaan Hindu di Indonesia.
Melalui keberhasilan kelulusan 73 Pinandita bergelar sarjana ini, Ditjen Bimas Hindu berkomitmen untuk terus melanjutkan program penguatan kapasitas akademis bagi para pemuka agama guna memperkokoh pelayanan keagamaan, pembinaan umat, serta kelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal Hindu Nusantara.