Efektif Rancang Pembangunan demi Kesejahteraan Masyarakat, Kemenag Raih Predikat Sangat Baik dalam IPPN

Efektif Rancang Pembangunan demi Kesejahteraan Masyarakat, Kemenag Raih Predikat Sangat Baik dalam IPPN

JAKARTA, (BIMAS HINDU) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) di bidang perencanaan pembangunan. Di bawah kepemimpinan Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar, Kemenag berhasil meraih predikat Sangat Baik dengan skor 92,72 dalam Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional (IPPN) Tahun 2024 yang dirilis oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI.

Predikat Sangat Baik merupakan pencapaian tertinggi dalam IPPN, yang menjadi tolok ukur kualitas perencanaan pembangunan di tingkat pemerintah pusat dan daerah. IPPN menilai sejauh mana rencana pembangunan telah terintegrasi dan selaras dengan tujuan pembangunan nasional, serta efektivitas pemerintah dalam merancang pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag M. Ali Ramdhani, menyebut bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kemenag dalam mendukung visi kementerian yang sejalan dengan visi pembangunan nasional.

“Hasil penilaian ini menjadi cerminan penting bagi Kementerian Agama untuk terus mewujudkan Indonesia sebagai negara maju yang moderat, harmonis, dan menjadi rumah bagi seluruh umat beragama,” ujar Ali Ramdhani di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa penilaian IPPN juga memiliki dampak penting dalam evaluasi reformasi birokrasi, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 182 Tahun 2024.

“Dengan skor 92,72, predikat ini menunjukkan rencana yang disusun Kemenag telah terintegrasi dan selaras dengan perencanaan pembangunan nasional, memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambah Kang Dhani.

Kemenag berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup umat beragama melalui program pendidikan, dakwah, dan kebijakan inklusif. Kepala Biro Perencanaan dan Penganggaran Kemenag, Muhamad Iqbal, menilai pencapaian ini menunjukkan keseriusan Kemenag dalam menjawab kebutuhan umat.

“Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa Kemenag telah mengedepankan kualitas perencanaan demi memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang agama, pendidikan agama, dan keagamaan yang selaras dengan RPJMN,” ujar Muhamad Iqbal.

Kemenag berencana memprioritaskan penguatan pendidikan agama, moderasi beragama, dan pelayanan publik berbasis agama untuk memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Dengan capaian ini, Kemenag optimistis dapat terus berkontribusi bagi pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.


Berita Pusat LAINNYA