Menanam Pohon, Menanam Harapan: Aksi Nyata Pendidikan Ekoteologi di Madyama Widyalaya Kolaka Timur

Madyama Widyalaya Dharma Kerti Kolaka Timur bersinergi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah.

Kolaka Timur (Bimas Hindu) — Lingkungan adalah ruang belajar yang sarat akan makna kehidupan. Menyadari hal tersebut, Madyama Widyalaya Dharma Kerti Kolaka Timur bersinergi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan penghijauan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian ekosistem, sekaligus medium pembelajaran kontekstual bagi peserta didik untuk mengimplementasikan nilai-nilai Panca Cinta dan ekoteologi dalam keseharian.

Aksi peduli lingkungan ini melibatkan partisipasi aktif puluhan warga sekolah dan masyarakat kampus, dengan rincian keterlibatan 58 peserta didik, 17 guru dan tenaga kependidikan, serta 14 mahasiswa KKN UHO. Secara bergotong royong, para peserta menanam sebanyak 20 bibit pohon di sejumlah titik strategis yang telah dipetakan di area sekolah.

Seluruh elemen turun tangan langsung mempraktikkan kolaborasi yang solid. Mereka membagi tugas mulai dari menyiapkan lahan, membuat lubang tanam, meletakkan bibit dan tanah penutup, hingga melakukan penyiraman perdana.

Implementasi Ekoteologi dan Panca Cinta, Secara filosofis, penanaman pohon ini merupakan pengejawantahan dari ajaran Panca Cinta:

- Cinta Lingkungan: Diwujudkan melalui tindakan nyata menanam dan merawat pohon.

- Cinta Sesama: Tercermin dari semangat gotong royong merawat bumi demi kualitas udara dan lingkungan yang akan dinikmati bersama.

- Cinta Ilmu: Diaplikasikan melalui proses belajar langsung di alam mengenai pentingnya keseimbangan ekosistem.

Dari perspektif ekoteologi Hindu, kegiatan ini sejalan dengan konsep Tri Hita Karana, khususnya ranah Palemahan yaitu kewajiban menjaga keharmonisan dan keseimbangan hubungan antara umat manusia dengan lingkungan alam semesta.

Terkait pelaksanaan aksi nyata ini, Kepala Madyama Widyalaya Dharma Kerti Kolaka Timur, menaruh harapan besar agar kegiatan ini bermuara pada pembentukan karakter peserta didik.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk membangun budaya sekolah yang peduli lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini tidak hanya diharap tumbuh secara fisik, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya karakter peserta didik yang penuh kepedulian, memikul tanggung jawab, dan sadar akan kewajibannya menjaga alam raya," ungkap Kepala Madyama Widyalaya.

Melalui sinergi edukatif ini, Madyama Widyalaya Dharma Kerti Kolaka Timur dan KKN UHO membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya dibatasi oleh sekat-sekat ruang kelas. Aksi sederhana menanam pohon sejatinya adalah proses menanam nilai, menyemai kepedulian, dan merawat harapan bagi kehidupan masa depan yang lebih harmonis.

Kegiatan ini diproyeksikan tidak akan berhenti sebagai seremoni simbolis semata, melainkan akan diteruskan dengan agenda pemeliharaan dan perawatan pohon secara berkelanjutan.


Berita Daerah LAINNYA