Bedah Masa Depan Widyalaya Melalui Bincang Santai dengan Penyuluh Sulawesi Tenggara

Mengisi Sesi Podcast Bersama Penyuluh Hindu

​Kendari (BIMAS HINDU)– Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Dirjen Bimas Hindu) Kementerian Agama, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., melanjutkan rangkaian kegiatannya di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan mengisi sesi podcast bersama para penyuluh Hindu. Diskusi inspiratif ini berfokus pada topik krusial: Pengembangan Pendidikan Widyalaya sebagai masa depan pendidikan Hindu di Indonesia, khususnya di Bumi Anoa.

​Kegiatan podcast yang berlangsung di Ruang Podcast Sekretariat Bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Sultra ini dipandu oleh host I Putu Dana Yasa. 

Dalam diskusinya, Prof. Duija menekankan bahwa Widyalaya merupakan model pendidikan yang menggabungkan keunggulan pendidikan umum dengan penguatan nilai-nilai agama Hindu. Widyalaya adalah jawaban untuk mencetak Generasi Emas yang memiliki kecerdasan intelektual tinggi sekaligus karakter spiritual yang kuat.

​"Widyalaya adalah pendidikan masa depan. Di sini, siswa tidak hanya mendapat mata pelajaran umum, tetapi juga mendapat pelajaran agama Hindu setiap hari, jauh lebih intensif. Ini adalah cara kita membangun karakter jati diri bangsa yang tangguh di tengah arus globalisasi," ujar Prof. Duija.

​Dirjen Bimas Hindu juga mengapresiasi semangat para penyuluh Hindu di Sulawesi Tenggara yang telah menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan dan mengembangkan Widyalaya di daerah tersebut. Ia mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, tokoh agama, guru, dan masyarakat agar Widyalaya dapat menjadi pilar utama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Hindu yang berkualitas dan berintegritas.

​Prof. Duija berharap melalui media podcast, pesan tentang pentingnya dan prospek cerah Widyalaya dapat menjangkau lebih banyak umat, sehingga partisipasi dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Hindu formal ini semakin meningkat.

​"Dukungan penuh dari para penyuluh, yang memiliki jangkauan luas di masyarakat, sangat penting untuk memastikan bahwa Widyalaya dapat tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di Sulawesi Tenggara," tutupnya.

​Kegiatan podcast ini merupakan bagian dari upaya Ditjen Bimas Hindu untuk melakukan inovasi komunikasi, memastikan informasi mengenai kebijakan strategis seperti Widyalaya dapat disebarluaskan secara efektif dan modern.


Berita Pusat LAINNYA