BANGLI, (BIMAS HINDU) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Bali, Komang Sri Marheni mengharapkan ada inovasi-inovasi baru layanan umat yang aplikatif, berkualitas dan merata.
Hal itu disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Bali dalam sambutannya di acara Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVII yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Tenaga Administrasi Balitbang Diklat Kementerian Agama RI di Kantor Kemenag Kabupaten Bangli yang berlangsunt 3-6 September 2024m
"Semoga kegiatan ini menghasilkan inovasi-inovasi baru yang bisa diaplikasikan di berbagai sektor keagamaan, sehingga layanan yang kita berikan kepada umat itu bisa lebih berkualitas dan juga merata," kata Sri Marheni di Bangli.
Selain itu, ia juga berharap berharap melalui tema 'Digitalisasi Layanan Umat yang Premium dan Terjangkau' ini dapat mengembangkan strategi-strategi yang tidak hanya fokus pada kualitas layanan tapi juga pada aspek keterjangkauan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Layanan keagamaan yang premium ini tidak seharusnya hanya dapat dinikmati oleh segelintir orang tapi harus dapat diakses oleh semua umat tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi," jelasnya.
Hadir mendampingi Kakanwil Kemenag Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, Tia Sastrina. Selain itu, para peserta VKN PKN Tingkat II Angkatan XXVII dan jajaran pejabat di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli juga turut serta dalam acara ini.
Dalam kesempatan itu, Komang Sri Marheni juga mendorong semua Kemenag di Bali untuk terus berupaya melakukan penguatan digitalisasi layanan umat. "Digitalisasi layanan kita perkuat agar umat menjadi sejahtera," katanya.
Lebih lanjut, Sri Marheni meminta agar kolaborasi bersama diperkuat sehingga bisa saling belajar dan mendukung untuk memajukan digitalisasi layanan keagamaan di daerah.
Adapun kegiatan VKN ini juga diisi dengan berbagai sesi diskusi dan presentasi yang membahas langkah-langkah strategis dalam menguatkan digitalisasi layanan keagamaan di Indonesia. Para peserta, yang terdiri dari pejabat Kementerian Agama dari berbagai daerah, Instansi Polri, dan KPK saling berbagi pengalaman dan ide untuk mengatasi berbagai tantangan dalam implementasi digitalisasi.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat komitmen Kementerian Agama dalam memberikan layanan terbaik bagi umat, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bangli untuk terus menjadi pelopor dalam inovasi pelayanan keagamaan berbasis digital.