Peresmian Gedung Pratama Widyalaya Dharma Kerti Tandai Komitmen Ditjen Bimas Hindu Dalam Penguatan Pendidikan Hindu

Peresmian Gedung Pratama Widyalaya Dharma Kerti

Sulawesi Tenggara (BIMAS HINDU) — Direktur Pendidikan Hindu, Prof. Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H., mewakili Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama, meresmikan Gedung Pratama Widyalaya Dharma Kerti di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Satuan Pendidikan Widyalaya kepada para pengelola dan masyarakat Hindu setempat, Rabu (15/10/2025). 

Dalam sambutannya, Prof. Sudarsana menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja sama masyarakat Hindu Kolaka Timur yang telah berhasil membangun lembaga pendidikan berjenjang mulai dari Pratama hingga Madyama Widyalaya. Ia menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan dan mutu pendidikan Hindu agar terus diminati dan berdaya saing di tengah masyarakat.

“Kami bangga melihat masyarakat Kolaka Timur mampu membangun widyalaya dari tingkat dasar hingga menengah. Namun, tantangan ke depan adalah menjaga keberlanjutan lembaga ini agar tetap eksis dan berkembang. Astungkara, sejak berdiri tahun 2016, Pratama Widyalaya Dharma Kerti masih bertahan dan menunjukkan kemajuan yang baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Sudarsana menyampaikan bahwa Ditjen Bimas Hindu terus berkomitmen memperkuat pendidikan Hindu di Indonesia melalui program bantuan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan pada tahun 2026. Termasuk di dalamnya bantuan peralatan seni budaya Hindu seperti pakaian tari dan gong baleganjur guna mendukung pelestarian budaya di lingkungan pendidikan.

Selain penguatan infrastruktur, Ditjen Bimas Hindu juga memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa Pusat Pengembangan Mutu Pendidikan Agama (PUSPENMA) bagi para guru widyalaya, serta pelatihan bersertifikat untuk meningkatkan profesionalitas tenaga pendidik Hindu.

“Widyalaya adalah lembaga pendidikan bercirikan Hindu yang legal dan diakui pemerintah, setara dengan madrasah. Karena itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk mempercayakan pendidikan anak-anaknya di widyalaya,” tegasnya.

Kegiatan diakhiri dengan dharma tula, yakni dialog interaktif antara Direktur Pendidikan Hindu dengan pengelola pasraman, orang tua siswa, dan peserta didik. Prof. Sudarsana juga meninjau langsung kondisi Gedung Pratama Widyalaya Dharma Kerti Kolakadaerah yang baru diresmikan, sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan Hindu di daerah. 


Berita Pusat LAINNYA